Suara.com - Celana kompresi kian populer di kalangan para atlet dari semua tingkatan, lantaran memberi manfaat lebih selama latihan. Mirip dengan celana olahraga berbahan spandex, celana kompresi terbuat dari bahan melar yang membentuk tubuh Anda dan menghasilkan kompresi (tekanan) di bokong dan paha.
Sejumlah penelitian telah meneliti efek celana kompresi pada kinerja atletik dan pencegahan cedera, dan banyak menemukan manfaat dari pakaian tersebut.
Berikut adalah 7 manfaat mengenakan celana kompresi saat berolahraga, seperti dilansir dari mcdavidusa.
1. Mengurangi kelelahan otot
Memakai celana kompresi selama latihan dapat membantu meningkatkan kinerja atletik dengan mengurangi kelelahan. UPMC Health Beat mengatakan bahwa mengenakan celana kompresi membantu mengurangi nyeri otot dan kelelahan selama dan setelah latihan, menghasilkan lari yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih lama tanpa merasa lelah saat Anda mengenakan pakaian kompresi.
2. Mencegah ketegangan otot
Celana kompresi juga membantu mengurangi risiko cedera otot. Selain itu, dalam artikel Healthline juga dikatakan pakaian kompresi bahkan membantu pemulihan otot yang tegang. Jadi, jika Anda rentan terhadap cedera terkait olahraga, celana kompresi mungkin bisa jadi solusi.
3. Menurunkan risiko nyeri otot
Otot yang sakit setelah olahraga adalah hal yang umum terjadi. Celana kompresi dapat mengurangi risiko tersebut. Mengutip Majalah Mens Health, pakaian kompresi yang dikenakan selama latihan berat dapat mengurangi nyeri otot.
4. Peningkatan kekuatan dan kemampuan melompat yang lebih baik
Celana kompresi dapat membantu meningkatkan kinerja lompatan pada atlet. Menurut Runner's World, pakaian kompresi ini memudahkan Anda untuk mendapatkan kemampuan melompat maksimum.
5. Oksigenasi otot lebih baik
Otot Anda membutuhkan oksigen untuk berfungsi dengan baik selama berolahraga. Pakaian kompresi dirancang untuk meningkatkan jumlah oksigen yang mereka terima, menurut sebuah publikasi di Research Gate. Pakaian kompresi ini dirancang untuk meningkatkan aliran darah dan meningkatkan oksigenasi jaringan otot, yang dapat meningkatkan kinerja atletik selama latihan singkat.
6. Lebih nyaman
Meski memberi tekanan pada area bokong dan paha, banyak atlet merasa pakaian kompresi seperti itu cukup nyaman. Selain mengurangi gesekan, celana kompresi ini juga tidak akan naik ketika Anda berlari, jongkok, melakukan sit-up, atau peregangan.
Baca Juga: Ini Activewear Hijab Pertama di Indonesia, Gunakan Bahan Berkualitas Tinggi
7. Pemulihan yang lebih baik
Pulih dari olahraga berat bisa menjadi proses yang panjang dan Anda mungkin juga akan mengalami nyeri otot setelah melakukan sesi latihan intensif. Nah, celana kompresi ini dapat membantu pemulihan otot setelah latihan berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Bedak untuk Samarkan Garis Penuaan agar Wajah Tampak Muda
-
4 Rekomendasi Serum Bakuchiol Lokal untuk Usia 40-an, Lebih Aman bagi Kulit Sensitif
-
Apa Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 5 Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Garis Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas
-
Lebih Baik Sepatu Saucony atau HOKA untuk Daily Run? Ini Perbandingannya
-
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
-
5 Shio Beruntung dan Makmur di 21 Januari 2026, Kamu Termasuk?
-
Kolaborasi Tanpa Hambatan, Ini Tips Rapat Online Jadi Lebih Produktif dan Efektif
-
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?