Suara.com - Baju olahraga yang Anda kenakan ternyata dapat memengaruhi performa saat latihan, lho. Salah satunya adalah 2XU (dibaca: two times you), merek baju olahraga Australia yang didirikan pada tahun 2005 oleh seorang atlet triathlon profesional, Jamie Hunt.
Dalam perkembangannya, 2XU telah menjadi baju olahraga paling teknikal di dunia. Seperti makna namanya, two times you berarti “Human Performance Multiplied” atau mendorong melipatgandakan performa pemakainya melalui dukungan pakaian berkompresi.
Terbuat dari elastane, nylon, dan PWX, baju olahraga 2XU mendukung kekuatan, massa tubuh, serta fleksibilitas saat berolahraga.
"Tak hanya improve performance, tapi juga mengurangi cedera, dan membuat proses recovery lebih cepat," kata Yuniarti Iskandar, Brand Merchandising 2XU Indonesia, saat ditemui di BodyFit, Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Baru-baru ini, 2XU yang merupakan bagian dari jaringan ritel PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAP), membuka gerai baru di Mal Kota Kasablanka.
Sebagai merek baju olahraga yang paling teknikal di dunia, 2XU memiliki produk unggulan, yaitu MCS Compression. MCS (muscle containment stamping) merupakan sistem pendukung kain baju olahraga yang revolusioner yang dapat menelusuri otot, tendon, dan kelompok fascia untuk mendukung otot utama dalam melawan kelelahan dan ketegangan otot selama latihan intensif. Keunggulan ini yang dapat membantu atlet melakukan persiapan, performa, dan pemulihan yang lebih baik.
Apabila dibandingkan dengan produk compression lainnya, MCS Compression memiliki jumlah kompresi maksimum yaitu 23-26*mmHg, yang merupakan tertinggi dalam rentang kompresi milik 2XU.
Studi menunjukkan bahwa semakin besar tingkat kompresi yang diterapkan dengan benar ke tubuh, semakin besar peningkatan aliran darah. Peningkatan aliran darah seperti itu telah ditemukan dapat meningkatkan kinerja dan mempercepat pemulihan.
“MCS Compression oleh 2XU ini menjadi salah satu item esensial ketika saya berolahraga, khususnya ketika saya bertanding. Dengan kompresi yang maksimal, MCS Compression membantu saya dalam memberikan performa terbaik saya,” ujar atlet triathlon nasional, Jauhari Johan, yang dalam SEA Games Hanoi Vietnam 2021 lalu meraih medali perunggu dalam nomor duathlon.
Baca Juga: Jangan Makan Sembarangan, Ahli Gizi Memberi Tips Diet Sehat Setelah Operasi Jantung
2XU memiliki 4 tipe compression dengan tingkat kompresi yang berbeda untuk setiap aktivitas olahraga yang berbeda-beda. Keempat tipe tersebut adalah FORM (tingkat kompresi mild), CORE, AERO, MOTION & IGNITION (tingkat kompresi moderate), FORCE & LIGHT SPEED (tingkat kompresi firm), dan RECOVERY (tingkat kompresi extra firm). MCS Compression dapat ditemukan di kompresi tipe firm.
”Dengan 4 tipe kompresi yang dimiliki 2XU, hal ini dapat menyesuaikan kebutuhan pemakai, sehingga lebih efektif mendukung performa pemakainya. Misalnya, mungkin hari ini ingin menggunakan compression dengan tingkat mild, maka bisa menggunakan FORM, lalu latihan berikutnya fokus untuk recovery yang lebih maksimal, maka dapat menggunakan extra firm,” ujar Jemima Djatmiko, pelatih CrossFit & Weightlifting, yang baru saja menyelesaikan World Series of Fitness Racing di Las Vegas dan menjadi wanita Indonesia pertama yang mengikutinya.
Dalam rangkaian peluncuran gerai di Kota Kasablanka, 2XU juga melakukan edukasi mengenai manfaat penggunaan compression kepada masyarakat dengan berkolaborasi bersama pusat kebugaran di Jakarta seperti Paradigm dan Bodyfit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman
-
5 Parfum Lokal Dupe Parfum High End yang Tahan Lama, Harga Lebih Bersahabat
-
7 Sepeda Gunung Murah di Bawah Rp1 Juta, Ekonomis untuk Gowes Harian
-
Dokumen Epstein Tentang Apa? Ini Alasannya Dibuka ke Publik
-
Kulit Kering Sebaiknya Pakai Bedak Apa? Ini 4 Pilihannya untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
7 Sepatu Kets Wanita Tanpa Tali Cocok untuk Usia 45 Tahun Keatas, Nyaman Bebas Ribet
-
6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
-
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
-
Lagu 'Rukun Sama Teman' Ciptaan Siapa? Kini Wajib Dinyanyikan saat Upacara Bendera
-
3 Gel Eksfoliasi FSS untuk Kulit Sensitif, Nomor 2 Bisa Hilangkan Kerutan