Suara.com - Undangan pernikahan atau khitan biasanya dibuat dengan berbagai konsep yang dicetak di sebuah kertas tebal, dengan desain yang cantik dan menarik. Meski begitu, konsep undangan sederhana ini cukup unik dan menarik perhatian. Ya, undangan sederhana ini hanya berupa selembar kertas yang ditempelkan dengan sebungkus kopi sachet atau penyedap masakan. Bagaimana penampakannya?
Seorang lelaki Brasil telah dituduh menculik mantan pacarnya dan menato namanya di sisi wajahnya, sebagai balas dendam karena putus dengannya. Perempuan yang baru berusia 18 tahun itu dibawa ke rumah sang mantan dan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Seperti apa?
Simak berita terpopuler lainnya di bawah ini!
1. Viral Undangan Hajatan Sederhana, Selembar Kertas Diselip Penyedap Masakan, Warganet: Lebih Bermanfaat
Undangan pernikahan atau khitan biasanya dibuat dengan berbagai konsep yang dicetak di sebuah kertas tebal, dengan desain yang cantik dan menarik. Meski begitu, ada beberapa konsep undangan yang cukup unik, yang menarik perhatian warganet di TikTok.
Warga Majalengka, Jawa Barat, ternyata memiliki tradisi mengundang hanya dengan selembar kertas yang ditempelkan dengan sebungkus kopi sachet atau penyedap masakan.
2. Viral! Perempuan Ini Diculik Mantan Kekasih, Dipaksa Tato Wajah Dengan Nama Sang Mantan
Seorang lelaki Brasil telah dituduh menculik mantan pacarnya dan menato namanya di sisi wajahnya, sebagai balas dendam karena putus dengannya.
Baca Juga: Undangan Pernikahan Ketua MK dan Adik Presiden Jokowi, Ada Barcode Khusus untuk Akses Masuk
Tayane Caldas, seorang perempuan berusia 18 tahun dari negara bagian Sao Paulo, Brasil, sedang dalam perjalanan ke sekolah Jumat lalu, ketika dia didekati oleh mantan pacarnya, Gabriel Coelho, yang memaksanya masuk ke mobilnya. Takut dia akan diserang jika dia tidak menurut, perempuan muda itu masuk ke dalam kendaraan dan dibawa ke rumah mantannya di kotamadya Taubaté. Demikian seperti dilansir dari Oddity Central.
3. Apa Itu Turbulensi? Jangan Panik dan Kencangkan Sabuk Pengaman saat Terjadi Guncangan
Beredar video yang memperlihatkan turbulensi di dalam pesawat Garuda Indonesia. Pesawat dengan rute Makassar-Palu tersebut tidak jadi mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri Pal, Sulawesi Tengah lantaran diduga mengalami turbulensi.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan kejadian turbulensi atau guncangan yang terjadi dalam penerbangan GA 608 rute Makassar - Palu pada 29 Mei 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian