Suara.com - Salah satu keuntungan saat memiliki pasangan adalah memiliki tempat untuk berbagi, tidak hanya berbagi kisah tetapi juga berbagi perasaan. Dukungan moral dan apresiasi yang diberikan dapat membantu untuk melalui hal-hal sulit yang dialami. Sayangnya, tidak semua orang mendapatkan hal seperti itu dari pasangannya.
Situasi ini dialami oleh seorang pria berusia 39 tahun. Dilansir dari laman TheSun, pria ini menceritakan kisahnya mengenai kekasihnya yang menurutnya memiliki gangguan narsistik. Dugaan ini disimpulkan oleh sang pria kala mengamati bahwa selam ini kekasihnya tidak pernah mempertimbangkan keberadaan dirinya.
Bahkan ketika Ibu pria ini meninggal, kekasihnya sama sekali tidak menunjukkan rasa empati. Sang kekasih justru mengajak anaknya dan pria ini pergi ke taman hiburan dan meminta pria ini untuk membayar tiket mereka bertiga. Tanpa menanyakan keadaan sang pria, kekasihnya juga memintanya untuk membayar tiket fast track padahal keadaan taman hiburan sedang sepi dan mereka tidak perlu mengantri lama.
Kejadian tidak menyenangkan terus berlanjut setelahnya. Mulai dari sang kekasih yang meninggalkan dirinya dan anaknya demi mendapat tempat duduk paling depan hingga meminta pria ini untuk membelikan makanan dengan cara berteriak.
Di akhir wisata, sang kekasih bahkan tidak mengucapkan terima kasih untuk hari ini. Sang anaklah yang justru mengucapkan hal tersebut padahal anak ini baru berumur 12 tahun.
Dilansir dari healthline, gangguan kepribadian narsistik merupakan penyakit mental yang membuat penggunanya merasa bahwa dirinya adalah pusat dari semua. Hal ini juga menyebabkan penderitanya tidak memiliki rasa empati dan kerap memanfaatkan bantuan dari orang lain.
Pengidap penyakit ini juga memiliki khayalan yang besar mengenai kekuatan dan kekuasaan, serta kerap kali membutuhkan rasa kagum dan pujian dari orang lain. Gangguan narsistik ini perlu mendapatkan diagnosa yang jelas dari profesional. Untuk itu segeralah berkunjung ke profesional ketika memiliki tanda-tanda ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah, Hari Libur Nasional, dan Cuti Bersama di Februari 2026
-
5 Moisturizer Bakuchiol Lokal, Cocok untuk Cegah Kerutan Wanita Usia 41 Tahun ke Atas
-
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
-
5 Rekomendasi Sepeda Ban Besar yang Nyaman dan Mudah Dikendarai Lansia
-
Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya
-
Profil Ressa Rizky Rossano, Menanti Panjang Diakui Sebagai Anak Denada
-
6 Sabun Cuci Muka Wardah: Cocok untuk Pekerja Milenial, Cerahkan untuk Kulit Kusam
-
Zodiak Cinta 2026: Cara Seru Gen Z Ngobrolin Hubungan Tanpa Drama
-
Kenapa Whip Pink Disebut Gas Tertawa N2O? Kenali Bahaya Jika Disalahgunakan
-
Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya