Suara.com - Belanja online sudah jadi kebiasaan baru masyarakat perkotaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi tidak sedikit yang mengeluhkan, paket belanja online tidak sampai tepat waktu dari perkiraan.
Jika ini terjadi pada Anda, Head of Public Relations Ninja Xpress Ribka Pratiwi lebih menyarankan untuk pembeli melakukan kroscek kembali keterangan yang dicantumkan pada paket.
Ini karena berdasarkan riset, pihak Ninja Xpress menemukan penyebab paling sering paket tidak datang tepat waktu, karena penerima paket tidak ada di rumah.
"Oleh karena itu bagi teman teman yang ingin mengirimkan paketnya, mohon dipastikan bahwa selama jangka waktu 2 hingga 3 hari pengiriman, harus make sure kalian ada di rumah sehingga paketnya tidak terlantar," ujar Ribka beberapa waktu lalu kepada Suara.com.
Ia juga menyampaikan bahwa, jika dirasa tidak memungkinkan selalu ada di rumah, sebaiknya penerima paket pastikan nomor telepon yang diberikan sudah benar dan sesuai.
"Pastikan juga nomor kalian yang tertera di paket itu benar dan handphone kalian aktif karena rider akan menghubungi jika seandainya ada paket yang akan dikirim," paparnya.
Selanjutnya Ribka, mengingatkan untuk memastikan alamat yang dimasukan sudah benar dan sesuai. Apalagi di Indonesia memiliki nama daerah yang sama di berbagai kota.
"Meski dengan sedikit kesalahan dan terdengar sepele, hal itu akan menyulitkan pihak ekspedisi. Maka pastikanlah nomor kalian aktif, ID rumah, alamat yang dituliskan di paket benar sehingga membantu paket untuk sampai tepat waktu," tutupnya.
Baca Juga: Belanja Online Bakal Kena Tarif Bea Materai Rp10 Ribu
Berita Terkait
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Paket Menumpuk, Kurir Kewalahan: Wajah Lain Ramadan Jelang Lebaran
-
Ramadan Jadi Musim Diskon, Pakar Ingatkan 5 Cara Belanja Aman
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Makin Selektif, Konsumen Kini Pilih Double Check Sebelum Belanja Online
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Fadia Arafiq Lulusan Apa? Bupati Pekalongan Terjerat Korupsi, Ngaku Tak Paham Birokrasi
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Solo, Bisa buat Bagi-bagi THR Lebaran
-
Bolehkah Wanita Haid Itikaf di Masjid? Ini 6 Amalan Pengganti untuk Raih Lailatul Qadar
-
Tak Paham Birokrasi Gegara Berlatar Penyanyi, Begini Gaya Mewah Fadia Arafiq Sebelum Kena OTT
-
Idul Fitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Prediksi 1 Syawal dan Libur Lebaran
-
Dear Fadia Arafiq, Ini 9 Prinsip Good Governance yang Penting Dipahami Kepala Daerah
-
Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan