Suara.com - Seorang wanita asal Inggris mengumumkan bahwa dia berhenti menjadi model dewasa demi bisa belajar hukum seperti Kim Kardashian. Sebelumnya, ia bekerja sebagai model dan membuat konten dewasa di situs OnlyFans.
Seperti yang dikutip dari laman Daily Star, wanita bernama Carla Bellucci ini ingin mencoba karir di bidang yang lain. Ia mengungkapkan bahwa sejak kecil, sebenarnya ia ingin belajar jurusan hukum dan menjadi pengacara.
Namun sayangnya, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginannya, apalagi ketika bertubrukan dengan yang lain. Keinginannya untuk menjadi pengacara harus bertabrakan dengan keinginannya untuk memiliki keluarga sejak muda.
"Sebenarnya aku ingin menjadi seorang pengacara sejak kecil. Sampai saat ini pun, keinginanku untuk belajar hukum tidak pernah berubah. Namun aku terlalu tergoda untuk memiliki keluarga sendiri sejak muda," ungkap Carla.
Carla sudah memiliki empat orang anak dan sejak pandemi, memilih bergabung dengan situs OnlyFans. Sejak saat itu, penghasilannya bertambah secara dratis dan mencapai sekitar Rp614 juta.
Namun kini ia memberi tahu kepada para penggemar bahwa ia ingin keluar dan berhenti menjadi model dewasa di OnlyFans. Semua ini ia lakukan demi bisa kuliah hukum, seperti yang dilakukan oleh Kim Kardashian.
"Aku melihat di televisi bahwa Kim Kardashian saja bisa belajar hukum. Jadi kupikir, kenapa aku tidak?" tambah Carla.
Kim sendiri memang sudah kuliah hukum sejak lama dan menjalani magang selama empat tahun di firma hukum San Fransisco. Selain itu, Kim juga berharap bisa menjadi pengacara secara resmi tahun 2022 ini.
Gaya hidup Kim dan keputusannya untuk menjadi pengacara adalah sumber inspirasi terbesar bagi Carla Bellucci. Carla juga ingin membuktikan bahwa dirinya bukan seperti yang orang-orang sebut, hanya wanita "thick-slapper".
Baca Juga: Rusak, Kim Kardashian Bersumpah Tak Ubah Gaun Bersejarah Marilyn Monroe
"Aku ingin menunjukkan bahwa aku bisa tetap terlihat seksi namun memiliki otak. Aku ingin orang tahu aku juga bisa meraih gelar universitas dan menjadi pengacara," ujar Carla.
Carla sendiri mendapatkan julukan yang kurang enak di negaranya karena kasus pura-pura depresi yang pernah ia lakukan. Ia mengaku depresi pada saat itu hanya untuk bisa operasi plastik dengan biaya murah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo