- Menko Polkam adiyoga menyoroti dinamika politik nasional terkait putusan Mahkamah Konstitusi pada Senin, 5 Oktober 2026.
- Dudung meminta masyarakat menghormati kepastian hukum tanpa memicu perdebatan di media sosial demi menjaga persatuan bangsa.
- Pemerintah berencana bersilaturahmi dengan pimpinan partai politik dan berkoordinasi guna mengendalikan situasi politik agar tetap kondusif.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman langsung menyoroti dinamika suhu politik nasional pascaserah terima jabatan di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Hal tersebut tentu tidak lepas dari perbincangan hangat publik seputar hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti terkait status Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI.
Dalam pernyataannya di Kemenko Polkam, Dudung mengingatkan pentingnya penghormatan mutlak pada kepastian hukum.
"Tentang situasi politik, kita lihat di media saat ini sedang tren ya. Kita sikapi bagaimana keputusan dari majelis konstitusi ya, Mahkamah Konstitusi, nanti kita lihat," ujarnya.
Dudung memandang penetapan hukum dari lembaga peradilan semestinya disikapi secara bijak tanpa memicu silang sengketa di jagat maya.
"Apa yang menjadi keputusan secara hukum kita junjung tinggi, dan kemudian pemahaman saya sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa di media sosial dan sebagainya, tidak kemudian mempersepsikannya masing-masing. Kita tetap jaga keutuhan, persatuan dan kesatuan sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam," lanjutnya.
Prinsip keadilan menjadi pedoman pokok pemerintah agar keabsahan lembaga pengadil tetap dihormati oleh seluruh elemen bangsa.
"Kita yakini bahwa siapapun yang melaksanakan tugas, baik di MK maupun di manapun, ini supremasi hukum ditegakkan," tegas Dudung.
Guna membendung potensi kegaduhan nasional, Dudung bahkan bersiap menggelar lawatan silaturahmi ke pimpinan partai politik.
"Bapak Presiden pun menyampaikan bahwa situasi politik ini harus betul-betul bisa terkendali. Nanti akan saya koordinasikan dengan semua kementerian yang terkait, baik kepolisian, kejaksaan, termasuk nanti kepada para ketua partai, nanti saya akan sowan. Situasi ini harus betul-betul bisa dikendalikan," ucapnya.
Pendekatan dialogis ini dikedepankan Dudung demi menjamin iklim demokrasi tanah air tetap sejuk dan terkontrol.