Suara.com - Viral sebuah klinik gigi di Jepang yang para dokter dan perawatnya menggunakan kostum cosplay ketika sedang melayani masyarakat. Klinik yang berbasis di Tokyo ini menggunakan metode cosplay demi bisa mendatangkan banyak pasien.
Dilansir dari laman Soranews24, klinik ini bernama Akiba Dental Care menjadi semakin terkenal di Tokyo, Jepang karena metode cosplay tersebut.
Keputusan untuk memakai kostum cosplay didasarkan pada banyaknya orang yang takut pergi ke klinik gigi bahkan orang dewasa. Hal ini juga disampaikan oleh salah satu dokter di sana, Joji Yukawa.
"Aku menemukan fakta bahwa banyak orang yang ketakutan untuk pergi ke dokter gigi. Tidak hanya anak kecil, orang dewasa juga banyak merasa seperti itu," ungkap Joji.
Menurut Joji yang juga menjabat sebagai direktur di klinik tersebut, cosplay akan membuat para pasien menjadi lebih tenang. Apalagi ketenangan dan kenyamanan merupakan hal yang penting ketika berada di klinik gigi.
"Dengan menggunakan cosplay, para pasien bisa menjadi lebih tenang. Mereka tidak akan merasa takut atau setidaknya teralihkan dari alat-alat yang dianggap menyeramkan," tambah Joji.
Kostum cosplay yang dipilih pun tidak sembarangan, melainkan kostum pelayan yang sudah kental di budaya anime Jepang. Selain itu, kostum pelayan ini dibuat dengan warna netral seperti biru dan putih yang menenangkan.
Kostum ini tidak hanya dikenakan oleh para dokter gigi, namun semua staf yang bekerja di Akiba Dental Clinic. Para staf mulai dari resepsionis sampai perawat pun mengenakan kostum.
"Semua orang yang bekerja di klinik ini mengenakan kostum cosplay. Jadi, sejak masuk pertama kali, pasien akan merasa tenang dan tidak takut," imbuh Joji.
Baca Juga: Perempuan Ini Rela Jual Suami Rp 15 Juta di Lowongan Cari Teman Pria Untuk Liburan ke Bali
Selain itu, Joji berharap bahwa model bisnis seperti ini bisa membawa inspirasi bagi banyak klinik gigi di luar sana. Para pasien juga diharapkan bisa berkomunikasi dengan lebih baik ketika diperiksa tanpa harus dimakan rasa sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks