Suara.com - Ada kepercayaan terkait harga skincare, yang menyebut semakin mahal harganya maka kualitasnya pun lebih baik. Benarkah demikian?
Pakar mengatakan harga skincare atau produk perawatan kulit murah bukan berarti produk skincare itu buruk dan tidak berkualitas. Ini karena mahal atau tidaknya skincare tergantung seberapa sensitif dan mudah iritasinya kulit si pemakai.
Dikatakan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Larisa Paramitha, Sp.KK bahwa harga tidak selalu menjamin mutu produk. Apalagi ia kerap menangani pasien di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang didominasi kalangan masyarakat menengah ke bawah.
"Justru saya akan bilang, jika kita cukup menggunakan barang yang murah dan cocok untuk kita, kenapa kita harus menggunakan yang mahal?,” ujar dr. Larisa dalam acara diskusi IG Live CISC beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, mahal tidaknya suatu produk termasuk skincare dipengaruhi penelitian dan proses pembuatan produk hingga pemasaran. Terlebih jika produk tersebut diteliti secara khusus untuk orang dengan kulit yang sensitif.
"Dalam beberapa kondisi tertentu, jelas yang mahal bagus, tapi yang murah juga ada yang bagus, tetapi yang menentukan adalah kelainan kulit tersebut ringan atau parah, dan yang parah ini bukan merupakan populasi umum menurut saya," paparnya.
Sehingga untuk pemilik kulit normal, tidak mudah iritasi atau bahkan tidak sampai memiliki kelainan kulit seperti dermatitis atopik, maka disarankan menggunakan produk dengan harga standar.
"Seperti contoh pasien yang memiliki kelainan dermatitis atopik, jika menggunakan pelembab yang murah dipasaran itu tidak akan cukup kuat. Maka harus masuk ke pelembab yang kandungannya dalam penelitiannya, cocok untuk digunakan pasien dermatitis atopik tersebut," jelas dr. Larisa.
Jadi menurutnya, jika dirasa sudah memiliki kulit cukup baik dan cocok menggunakan produk yang ada di pasaran, maka tidak perlu mencari skincare dengan harga selangit.
Baca Juga: Dear Pasien Kanker, Perhatikan Hal Ini saat Pakai Makeup dan Jalani Perawatan Kulit
"Kesimpulannya adalah coba dulu saja produk-produk yang biasa saja, namun jika tidak cukup maka boleh saja di-upgrade," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg
-
KDM Soroti Layanan Dasar dan Ketimpangan di HUT Ke-81 RI
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI