Suara.com - Minyak goreng yang sudah dipakai berkali-kali dan berubah warna jadi menghitam harus segera dibuang. Minyak jelantah ini dapat berakibat tidak baik bagi tubuh saat terus-terusan dipakai untuk menggoreng.
Membuang minyak jelantah pun perlu diperhatikan. Pasalnya, saat minyak jelantah dibuang ke saluran air bisa menyebabkan penyumbatan.
Akun TikTok naifarafiriel berbagi video tentang cara membuang minyak jelantah di Jepang. Ia menyebutkan bahwa di negeri sakura itu, minyak goreng bekas pakai tak boleh dibuang begitu saja.
Minyak jelantah harus dibekukan dulu sebelum dibuang. Untuk membekukan minyak goreng, ia menggunakan bubuk khusus yang dibeli di sebuah toko waralaba.
Pertama, ia memanaskan minyak jelantah itu terlebih dulu di kompor. Setelah minyak sudah panas, matikan kompor dan tuangkan bubuk tersebut lalu diaduk hingga tercampur rata.
Diamkan minyak jelantah tersebut hingga mengeras. Minyak jelantah yang mengeras itu tinggal dikelupas dari penggorengan dan dibuang di dalam plastik.
"Jadi di Jepang nggak boleh sembarangan buang minyak jelantah. Apalagi dibuang di sink, takutnya nanti nyumbat," tulis wanita ini dalam video singkatnya.
Wanita ini kemudian menyebutkan sampah minyak jelantah itu akan dibuang pada hari Selasa atau Jumat. Itu adalah jadwal pembuangan sampah yang dapat dibakar.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Tanggapi Kasus Mafia Minyak Goreng, Mendag: Banyak yang Ambil Untung
"Kalau emak gue pakai minyak gorengnya sampai kering," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Keren sih, sampai buang minyak goreng aja diperhatikan di Jepang," ujar warganet ini.
"Keren. Jepang sangat memperhatikan lingkungan," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Selasa (21/6/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 10 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya