Suara.com - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama dua tahun, memberikan dampak nyata, bukan hanya pada sektor kesehatan, tapi juga sektor berbagai sektor bisnis dan ekonmi. Situasi ini juga yang menjadi tantangan sejumlah perusahaan untuk bisa menjalan usaha secara keberlanjutan.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bayer dengan program kesehatan seperti mitigasi Covid-19, nutrisi dan keluarga berencana. Selain itu, mereka juga memberdayakan petani lahan kecil dan juga perempuan.
Hal tersebut yang membuat Bayer Indonesia, meraih penghargaan Sustainability Business Awards (SBA) Indonesia. Dalam penghargaan SBA 2022 Significant Achievement di bidang Sustainability Strategy, Business Ethics & Responsibility, UN SDGs.
“Sejalan dengan visi kami: ‘Health for All, Hunger for None”, Bayer Indonesia berfokus menjalankan strategi bisnis berkeberlanjutan yang berkontribusi membantu terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah ditetapkan PBB, utamanya untuk memberantas kelaparan (TPB2) dan memberikan akses kesehatan (TPB3)," ungkap Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar dalam keterangannya, Selasa, (21/6/2022).
Selain itu, lanjut Kinshuk, pihaknya juga berupaya untuk mengakhiri kemiskinan (TPB1), serta membantu perempuan untuk berdaya (TPB 5). Di samping itu, mereka senantiasa menjunjung etika dan bertanggung jawab dalam menjalankan kegiatan usaha dan interaksi dengan para pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, Kinshuk mengatakan bahwa hingga tahun 2030, pihaknya berkomitmen membantu, 4 juta petani lahan kecil melalui inisiatif Better Life Farming yang memberikan akses teknologi pertanian terkini, disertai dengan pendampingan dan menghidupkan ekosistem bisnis pertanian desa dengan kemitraan sepanjang rantai pasok.
"Kemudian, 1 juta orang ekonomi rentan di perkotaan dan pedesaan dengan memberikan program edukasi dan pelatihan selfcare (perawatan kesehatan mandiri) melalui program Nutrient Gap Initiative, dan 1 juta perempuan di perkotaan dan pedesaan dengan memberikan edukasi, pelatihan terkait kesehatan perempuan dan keluarga berencana," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat