Suara.com - Seorang wanita berbagi cerita ketika ia menghabiskan waktu bersama anaknya di sebuah kafe. Ia menjemput anak laki-lakinya itu dari sekolah dan bergegas ke tempat yang mereka tuju.
Momen ini lantas ia bagikan melalui akun TikTok dailyjour. Dalam unggahan itu, ia juga menyebutkan pada anaknya bahwa dia hendak memberikan kejutan untuk makan es krim di kafe dekat sekolah.
Ia kemudian menyebutkan bahwa dirinya memang memiliki agenda khusus untuk pergi bersama anak sulungnya ini. Di agenda tersebut, ia hanya pergi berdua dengan anak yang masih duduk di bangku SD itu tanpa mengajak adiknya.
"Jadi anak pertama itu nggak mudah. Seringkali kita sebagai orang tua otomatis menghabiskan waktu lebih banyak untuk anak yang lebih kecil karena masih harus dibantu ini itu. Padahal, meski anak pertama kita terlihat lebih mandiri dia tetap anak-anak. Dia butuh perhatian, butuh diajak ngobrol, butuh merasa dirinya spesial," tulis wanita ini dalam videonya.
Dalam video itu keduanya tampak sangat bersenang-senang. Mereka menikmati es krim bersama dan mengobrol santai hingga dari hati ke hati.
Menurut wanita ini, hal tersebut dapat membuat sang anak merasa dicintai. Pasalnya, anak sulung bisa saja merasa adiknya lebih diistimewakan meski sebenarnya orang tua tengah memenuhi kebutuhan adik yang masih perlu banyak bantuan
"Ke depannya, anak pertama akan menjalani banyak sekali tantangan yang mungkin lebih dari adiknya. Jadi nggak apa-apa banget sesekali memanjakannya dan membuatnya merasa spesial," ungkapnya.
Wanita ini juga mengajak para ibu untuk menghabiskan waktu bersama anak sulung. Menurutnya hal ini akan membawa perubahan positif karena sang anak merasa dicintai.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: 5 Tips Menolak Halus Ketika Tidak Ingin Meminjamkan Uang
"Aku mikirnya adil itu ya kalau yang satu diajak jalan, saudaranya juga harus ikut. Tapi melihat ini jadi teringat lagi kalau adil bukan berarti sama," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Memori inti aku waktu kecil juga hampir semua isinya dibeliin eskrim berdua sama mama habis nganter beli kain dulu, senang banget rasanya nggak karuan," ujar warganet ini.
"Benar, aku juga sering gitu. Sekedar makan es krim atau jajan pentol," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (22/6/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?