Suara.com - Tahukah kamu, bahwa setiap 17 Juli diperingati sebagai Hari Emoji Sedunia? Pada awalnya, hari besar itu hadir karena emoji berbentuk kalender yang sering ditemukan menunjukan tanggal 17 Juli.
Sehingga pada akhirnya diputuskan kalau 17 Juli dirayakan sebagai Hari Emoji Sedunia oleh Jeremy Burge, pendiri Emojipedia yang merupakan database hampir semua emoji yang tersedia saat ini.
Penggunaan emoji makin tak terlepaskan dalam proses komunikasi, terutama saat berkirim peaan teks. Disadari atau tidak, emoji secara tidak langsung mengubah cara manusia dalam berkomunikasi.
Dikutip dari Ruang Guru, ada penelitian yang dilakukan oleh Bangor University, Wales, menemukan bahwa lebih dari 72 persen orang berusia 18-25 tahun lebih suka menggunakan emoji untuk menyampaikan perasaan.
Emoji sebenarnya hasil evolusi terbaru dari bahasa manusia karena kebanyakan orang kini berkomunikasi melalui perangkat elektronik juga platform media sosial.
Lantaran penggunaannya yang masif, emoji hampir selalu dikenali secara universal karena dapat menjadi representasi visual dan tidak terikat dalam bahasa mana pun. Emoji dinilai tidak akan menggantikan bahasa tradisional, tetapi akan semakin banyak digunakan untuk menyempurnakannya.
Professor Vyv Evans dari School of Linguistics and English Language's berpendapat bahwa ledakan jejaring sosial dan aplikasi messenger membuat emoji menjadi cara yang populer untuk mengekspresikan perasaan secara cepat dan universal. Sehingga tidak ada batasan untuk apa yang bisa diekspresikan melalui emoji.
Professo Vyv juga berpendapat kalau penggunaan emoji diperkirakan akan meningkat secara eksponensial di semua kelompok usia dan budaya. Meskipun penyerapannya akan berbeda berdasarkan jenis komunikasi dan fungsi tertentu, namun tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar komunikasi digital akan menampilkan emoji di masa depan.
Dirinya juga memperkirakan bahwa emoji akan semakin banyak digunakan untuk melengkapi karya tulis versi digital.
Baca Juga: Semua Emoji WhatsApp Kini Bisa Dipakai untuk Reaksi Pesan
Berita Terkait
-
Layar Bukan Segalanya: Ketika "Ketemu Langsung" Lebih Ampuh dari Seribu Emoji
-
Teknologi 5G: Mengubah Cara Kita Berkomunikasi dan Berinteraksi
-
Kontroversi Emoji Tangan Mencubit bagi Pria Korea Selatan, Gestur Kecil yang Bisa Picu Amarah
-
Jadilah Satpol PP yang Humanis, Mendagri Ingatkan Pentingnya Membangun Kepercayaan Publik
-
8 Emoji Baru Akan Segera Dirilis di HP Xiaomi, Ada Apa Saja?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan