Suara.com - Menyambut HUT RI ke-77, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meminta para pengelola wisata untuk mengibarkan bendera merah putih di lokasi atau mengadakan upacara.
Imbauan diadakannya upacara bertujuan untuk menjunjung tinggi rasa nasionalisme masyarakat yang berwisata di berbagai lokasi di Indonesia.
Dikatakan Sandiaga Uno, HUT RI ke-77 kali ini mengusung tema ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’.
“Dalam penyambutan hari kemerdekaan 17 Agustus tahun ini, tema yang diambil yaitu ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Kami meminta para pengelola wisata melakukan upacara bendera serta pengibaran bendera untuk menjunjung nasionalisme,” ucap Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Senin (1/8/2022).
Sandiaga juga mengimbau agar pengelola wisata tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah kenaikan angka Covid 19. Ia juga menambahkan agar penggunaan aplikasi PeduliLindungi tetap diperhatikan.
“Kami mengingatkan para pengelola wisata untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan CHSE dan aplikasi dari PeduliLindungi secara terintegrasi,” sambungnya.
Tidak hanya itu, rupanya dalam menyambut peringatan HUT RI ke-77 ini, pihak Kemenparekraf juga meluncurkan LED tertinggi di Jakarta. LED tersebut dipasang di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.
LED ini berukuran berukuran 12 x 24 meter dengan tinggi yaitu 40 meter. Bahkan, ini juga menjadi LED pertama yang menampilkan logo Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.
“Kami juga sudah melaunching LED tertinggi di Jakarta di Gedung Sapta Pesona, tingginya 40 meter dan ini LED pertama yang menampilkan logo Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77,” ucap Sandiaga Uno.
Baca Juga: Logo HUT RI ke 77: Arti dan Link Downloadnya, Gratis!
Berdasarkan rilis di situs Kemenparekraf sendiri, Sandiaga Uno juga menjelaskan, LED ini sendiri juga ditujukan untuk sebagai media komunikasi atas kebutuhan promosi dan produksi visual dari pihaknya.
Tidak hanya itu, Sandiaga juga ingin agar papan LED bisa berperan dalam mempublikasikan kebijakan dan program Kemenparekraf sehingga bermanfaat dalam upaya pengembangan pariwisata.
“Papan LED ini akan menjadi media promosi dan sosialisasi program Kemenparekraf tak berbayar dengan pengelolaan secara internal tanpa komersial. Papan LED ini juga berfungsi sebagai media komunikasi atas kebutuhan promosi dan produksi visual dari Kemenparekraf," ucap Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Bank Buka Kapan Setelah Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BCA, hingga Mandiri
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan