Suara.com - Peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2022 yang diselenggarakan pada 1-7 Agustus bertujuan untuk memberi tahu para Ibu betapa pentingnya asupan ASI untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Dilansir dari laman 18News, ASI sendiri merupakan makanan yang paling ideal untuk diberikan kepada bayi.
Dalam ASI, mengandung antibodi untuk bayi agar terlindungi dan terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu, ASI juga memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Oleh karena itu pemberian ASI sendiri dinilai sangat penting selagi ibu masih bisa menyusui.
Sementara itu, menurut UNICEF, bayi harus disusui dalam waktu satu jam setelah lahir. Bahkan, proses menyusui ini tetap berlanjut minimal selama enam bulan pertama jika tidak ada kendala.
Namun, terkadang para ibu juga tidak begitu memperhatikan beberapa hal penting yang harus diketahui mengenai proses menyusui, baik sebelum maupun sesudah melahirkan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan ibu sebelum dan sesudah melahirkan.
Sebelum melahirkan
Bagi Ibu sebelum melahirkan dan menyusui bayi harus memperhatikan beberapa hal berikut.
- Agar tidak terjadi kesalahan, ibu bisa mencari informasi bagaimana cara menyusui dengan baik. Dengan begitu, ibu akan lebih siap karena sudah mengenai pengetahuan dan cara yang baik untuk menyusui.
- Jangan pernah ragu untuk bertanya konsultan atau dokter kandungan terkait informasi menyusui jauh sebelum melahirkan.
- Tidak perlu mempersiapkan payudara untuk menyusui karena ASI pada dasarnya akan berkembang dengan sedirinya.
Setelah melahirkan
- Setelah anak lahir, ibu haru membaringkan bayi dari kulit ke kulit dadanya. Hal ini bertujuan untuk membantu mengatur suhu tubuh bayi serta memberikan bakteri baik untuk kulit ibu.
- Segera susui bayi setelah dilahirkan. Selain itu,jangan berikan susu formula terlebih dahulu pada bulan-bulan awal. Hal ini karena ASI lebih disukai oleh bayi dibandingkan susu formula.
- Cairan ASI pertama yang dihasilkan seorang ibu dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan dikenal sebagai kolostrum. Rupanya, cairan yang satu ini menjadi makanan yang baik untuk pertumbuhan bayi, lho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
5 Rekomendasi Liquid Lipstik yang Bisa Dijadikan Blush On
-
5 Parfum Floral Fruity Produk Lokal, Wangi Elegan Mulai Rp26 Ribu
-
5 Moisturizer yang Bikin Kulit Lembap Sepanjang Hari Tanpa Lengket
-
5 Foundation Water-Based Lokal untuk Kondangan, Tidak Pecah di Garis Senyum
-
Ramalan Keberuntungan Zodiak 1 Februari 2026, Siapa Paling Hoki Hari Ini?
-
5 Sunscreen yang Bikin Kulit Terlindungi Tanpa Terasa Berat untuk Usia 40 Tahun
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Usia 40 Tahun, Ampuh Samarkan Flek Hitam
-
Usia 55 Tahun Butuh Skincare Apa? Ini 5 Rekomendasi yang Bermanfaat untuk Kulit Dewasa
-
Menanam Mangrove, Menjaga Pesisir: Aksi Nyata Keberlanjutan di Tengah Ancaman Iklim
-
Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan