Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan aplikasi berbasis website yang memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kebijakan publik, bernama tasranselparkraf.id (Telisik dan Analisa Laporan, Rencana Strategis dan Regulasi).
Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Nia Niscaya, mengatakan, dengan adanyawebsite ini, nantinya seluruh kajian yang dilakukan dari berbagai bidang akan lebih mudah diakses oleh publik.
“Jadi ini adalah website based sumber informasi hasil kajian-kajian kami, ada berupa rencana strategis, policy paper, ada peraturan pariwisata,” ucap Nia dalam Weekly Press Briefing, Senin (1/8/2022).
Dalam situs sendiri terdapat beberapa dokumen kebijakan strategis yang dapat diakses dengan mudah. Tidak hanya itu, dokumen strategis ini sendiri juga dibagi menjadi beberapa kategori sesuai bidanya masing-masing di antaranya sebagai berikut.
1. Regulasi
Dalam kategori ini berisikan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Peraturan tersebut sendiri berdasarkan hasil telaah dari Deputi Bidang Kebijaksanaan Strategis yang dibuat untuk mendukung strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
2. Laporan Akhir Kajian
Pada kategori ini berisi latar belakang serta laporan akhir kajian yang telah dilakukan oleh Deputi Bidang Kebijaksanaan Strategis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dokumen yang tersaji juga menggunakan bahasa ilmiah demi mendukung strategi perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
3. Buku & Infografis
Pada kategori ini berisikan buku dari hasil kajian yang bersifat ilmiah. Buku yang ada juga telah melalui proses editing dengan gaya bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Selain buku, tersedia juga infografis yang menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram dengan desain yang menarik. Infografis yang tersedia juga berisikan berbagai informasi dan data terkait pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
4. Rencana Strategis
Pada kategori ini berisikan rencana dan strategi pengembangan yang dilakukan khusunya terkait pariwisata dan ekonomi kreatif. Strategi yang dibuat sendiri juga menyangkut rencana jangka pendek hingga panjang.
5. Policy Paper & Policy Brief
Pada kategori ini berisikan hasil kajian dari tim Deputi Bidang Kebijakan Strategis. Kajian tersebut juga demi mendukung pengambilan kebijakan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga: AKI Pontianak Jadi Wadah Promosi dan Pengembangan Ekraf di Kalbar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama