Suara.com - Belum lama ini, Kylie Jenner mendapat kritikan di media sosial setelah ia membagikan foto berbaju lab di akun pribadi Instagramnya beberapa waktu lalu.
Ia dituduh melakukan tindakan tidak higenis di lab, dengan tidak menggunakan sarung tangan dan masker serta mengikat rambut.
Namun kemudian perempuan berusia 24 tahun itu menggertak balik para haters dan mengatakan mereka telah menyebarkan informasi keliru.
Ia menulis pembelaannya di kolom komentar Kevin James Bennett, sosok yang dikenal sebagai pembuat kosmetik.
"Kebin, foto ini tidak dibuat di fasilitas manufaktur. Saya tidak akan melanggar protokol kebersihan dan juga tidak akan menjadi seleb lain atau pemilik brand kecantikan," tulisnya.
Ia kemudian melanjutkan bahwa di foto itu, dirinya tengah berada di tempat personalnya yang kecil, bukan di sebuah laboratorium seperti yang disangkakan.
"Saya sedang membuat sampel kesenangan saya sendiri dan mengambil foto untuk konten jauh dari ruang manufaktur massal. Tidak ada seorang pun yang mengancam risiko (kesehatan) kostumer!
Terakhir, Kylie tak segan menghardik Kevin dengan menyebutnya telah membagikan informasi keliru.
Tak tinggal diam, Kevin kemudian melawan balik ucapan Kylie Jenner dengan mempertanyakan tong besar di depannya, yang Kevin sebut merupakan alat produksi kecantikan yang mahal.
Baca Juga: Ketahuan! Wanita Ini Curi Kosmetik di Supermaket
"Jadi kamu berdiri di platform, melihat ke arah tong pengaduk bahan mahal yang bisa memroses 50 liter produk (produk masih menempel) menggunakan alat sanitari dan menguncir rambutmu ke belakang, menggunakan jas lan dari @weareregi? Tapi bukan di fasilitas manufaktur kosmetik? Tempat personal?" Tanya Kevin.
Dilansir dari Page Six, Jumat (5/8/2022), diduga Kylie memang tidak berada di ruangan produksi saat foto dan video diambil saat ia tengah melakukan pengecekan warna dan membuat ide baru.
Namun tindakan Kylie Jenner pun mendapat sorotan pro dan kontra.
"Banyak pemilik brand mengambil jenis foto begini. Dia (Kylie) tidak membuat keselahan apa pun dan kita tidak tahu sama sekali bagaimana keikutsertaannya terhadap pembuatan formula," tulis salah satu pengguna Instagram
Lainnya menambahkan, "Saya telah melihat bermacam skenario dalam pembuatan lab, tapi rambut tidak terlindungi dekat tong produksi tidak pernah. Hentikan."
Kylie Jenner sendiri merupakan founder dari brand kosmetik Kylie Cosmetics yang dirilis pada 2014 lalu. Selanjutnya ia merilis Kylie Skin dan Kylie Baby di tahun 2019 dan 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang