Suara.com - Baru-baru ini sebuah ajang kecantikan Dewi Remaja di Malaysia menuai kritikan dari publik. Pasalnya, peserta kontes tersebut dianggap tidak cukup cantik.
Ajang Dewi Remaja merupakan ajang kecantikan yang digelar oleh majalah Remaja yang memberikan kesempatan bagi para gadis untuk memulai karir di industri hiburan. Konsep ini tak jauh berbeda dengan kontes Gadis Sampul yang diadakan oleh Majalah Gadis.
Dilansir OhMyMedia, situasi tak terduga ini dimulai ketika penyelenggara mengunggah foto 16 finalis ke media sosial mereka. Dalam unggahan tersebut, wajah para finalis nampak terlihat close up.
Penampilan mereka ini diambil dari salah satu kegiatan 'Bertemu dengan desainer' beberapa waktu lalu. Tidak tampil polos, para peserta ini didandani dengan riasan dan juga gaya busana yang dominan warna biru.
Hampir semua peserta terlihat memakai riasan mata smokey sehingga penampilannya terlihat lebih bold. Sayangnya, penampilan mereka ini justru menuai kritikan dari warganet.
Pasalnya publik merasa peserta tahun ini tidak secantik peserta tahun sebelumnya. Bahkan mereka tak segan memberikan komentar yang menjurus ke face shaming.
Seorang warganet berkomentar, "Calon Dewi Remaja seharusnya tidak perlu cantik, tapi perlu sadar diri."
"Yang pakai hijab berumur 40 tahun kah?" tanya salah satu warganet.
"Yang ini mirip dengan bibi penjual sayur di pasar pagi woi," celetuk warganet lain.
Baca Juga: Aturan Berubah, Kini Miss Universe Izinkan Ibu dan Wanita Sudah Menikah Jadi Peserta
Meskipun beberapa warganet menyebut para peserta tidak memiliki paras cantik, namun ada pula warganet yang merasa penampilan mereka lebih tua karena riasan yang tak sesuai. Warganet tersebut berkomentar, "Over make up ini. Lebih baik pakai bedak tipis-tipis."
"Aku rasa semua peserta ini cantik-cantik. Tapi siapa MUA yang mendadaninya? Nggak cocok riasannya. Atau memang temanya nude kusam mata sembab karena tidak tidur semalaman?" tanya warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern