Suara.com - Banyak pasangan menganggap bahwa orgasme merupakan tujuan akhir dari hubungan seks. Maka tidak jarang, terutama perempuan, yang memalsukan orgasmenya.
Dilansir dari The Sun, penelitian telah mengungkap alasan sebenarnya mengapa perempuan memalsukan orgasme - dan itu menyedihkan sekaligus manis.
Studi ini menemukan bahwa perempuan heteroseksual "berpura-pura" untuk melindungi "kejantanan" pasangan mereka atau untuk menyelamatkan mereka dari rasa malu.
Semakin banyak perempuan menganggap rasa maskulinitas pasangan mereka rapuh, semakin mereka melaporkan orgasme palsu.
Perempuan yang merasa bahwa pasangan seksual lelaki mereka melakukan hal-hal hanya untuk menunjukkan bahwa dia adalah "Lelaki sejati" lebih cenderung setuju dengan pernyataan seperti "Saya khawatir bahwa memberikan umpan balik seksual kepada pasangan saya mungkin menyakiti perasaannya".
Oleh karena itu, komunikasi mereka lebih tegang. Kepuasan seksual mereka lebih rendah, dan karenanya orgasme, menurut penelitian yang diterbitkan di Social Psychological and Personality Science pada bulan Januari.
"Perempuan memprioritaskan apa yang mereka pikir dibutuhkan pasangan mereka daripada kebutuhan dan kepuasan seksual mereka sendiri," kata penulis utama Jessica Jordan dari University of South Florida.
Dia menambahkan: “Sebagai seorang perempuan muda, saya menerima banyak informasi – dari teman, perempuan yang lebih tua, media – tentang bagaimana 'menangani' pria, dan nasihat yang biasa saya dengar adalah melakukan yang terbaik untuk melindungi akal sehat pria. maskulinitas.”
Pippa Murphy, pakar seks & hubungan di condoms.uk, mengatakan ada sejumlah masalah dengan "berpura-pura" - yang menurut dua pertiga perempuan telah dilakukan.
Baca Juga: Artis Kecanduan Seks, Ngaku Pernah Tidur dengan Ratusan Lelaki
"Pertama, itu mencegah Anda membentuk ikatan emosional dengan pasangan Anda," katanya.
Saat Anda orgasme, tubuh Anda melepaskan oksitosin atau dikenal sebagai 'hormon ikatan'.Namun ketika seorang memalsukannya, hormon ini tidak dilepaskan sehingga tidak mendapatkan banyak manfaat emosional.
“Demikian pula, memalsukan itu dapat menyebabkan masalah kepercayaan jika mereka mengetahui bahwa Anda telah memalsukan itu sepanjang waktu dan, oleh karena itu, tidak memiliki koneksi sebanyak yang mereka kira.
Memalsukan orgasme secara teratur tidak hanya menciptakan implikasi emosional tetapi juga fisik.
“Jika Anda berulang kali memalsukannya, semakin Anda akan memurnikan keyakinan palsu bahwa Anda menikmati diri sendiri padahal tidak. Seiring waktu, Anda akan mulai kehilangan gairah seks Anda, yang akan membuat Anda semakin sulit untuk mengalami orgasme yang nyata di masa depan.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Imlek 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Tema, Link Download Logo, Makna dan Shio
-
Terpopuler: Kronologi Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Agama Jeffrey Epstein?
-
Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya
-
7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
-
25 Link Download PP Ramadan 2026, Bikin Bulan Puasa Lebih Meriah
-
Apa Agama Jeffrey Epstein yang Dikirimi Kain Kiswah Kabah?
-
7 Lipstik 3in1 Praktis untuk Pewarna Bibir, Blush On, dan Eyeshadow
-
5 Rekomendasi Model Gamis Simple Tapi Mewah untuk Lebaran Idul Fitri 2026
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman