Suara.com - Sering mendengar orang mengeluh banyak pikiran alias overthinking? Simak cara mengatasi overthinking berikut ini ya.
Overthinking atau terlalu banyak berpikir adalah ketika Anda berulang kali memikirkan hal atau situasi yang sama berulang-ulang sampai pada titik yang mulai mengganggu atau menghalangi hidup Anda.
Situs Goodrx menyebut overthinking terbagi dalam dua kategori, yakni merenungkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan. Keyika Anda berjuang dengan pemikiran yang berlebihan, Anda mungkin akan merasa "macet" atau tidak dapat mengambil tindakan sama sekali.
Mungkin sulit untuk mengeluarkan pikiran dari otak Anda atau berkonsentrasi pada hal lain. Terkadang, overthinking bahkan bisa memperburuk keadaan.
"Ciri dari overthinking adalah tidak produktif. Contohnya mungkin menghabiskan berjam-jam merenungkan keputusan dan mungkin melewatkan tenggat waktu atau kurang tidur," kata Jessica Foley, psikoterapis berlisensi di Waltham, Massachusetts.
Namun, tidak semua overthinking itu buruk kata Foley. Tapi itu menjadi tidak sehat ketika mencegah Anda dari mengambil tindakan atau mengganggu kehidupan sehari-hari dan kesejahteraan Anda.
Bagaimana Kita Bisa Menghentikan Overthinking?
Itu tidak akan segera terjadi, tetapi Anda dapat memutus siklus overthinking dengan mengikuti lima tips ahli ini untuk memulai:
1. Melacak pemicu dan pola
Baca Juga: Doa Menghilangkan Pikiran Negatif, Hati Tidak Gelisah dan Tenang
Sedikit perhatian dapat membantu mengatasi overthinking. Buat jurnal dan tuliskan momen-momen tertentu yang membuat Anda terlalu banyak berpikir atau khawatir.
Setelah beberapa saat, Anda akan mulai memperhatikan pola dan mengenali pemicu overthinking sebelum hal itu terjadi. Ini akan membantu Anda mengembangkan strategi mengatasi situasi yang Anda tahu akan menyebabkan terlalu banyak berpikir.
2. Tantang pikiran Anda
Mungkin tidak terasa seperti itu, tetapi Anda tidak harus percaya semua yang ada di pikiran Anda. Cara efektif untuk menghilangkan overthinking adalah dengan menantang kekhawatiran dan perenungan dan melihatnya secara objektif.
“Lihatlah bukti situasi untuk melihat apakah suatu pemikiran logis, masuk akal, atau bermanfaat,” kata Sanam Hafeez, seorang neuropsikolog di New York City.
Jika pikiran Anda yang terlalu overthinking ini tidak berguna, memanggilnya keluar dapat membuatnya lebih mudah untuk dikelola.
Berita Terkait
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
The 5 Second Rule: Buku yang Wajib Dibaca Mahluk Overthinking!
-
Digital Decluttering Era Modern: Timeline Bersih, Pikiran pun Lebih Ringan
-
3 Zodiak Paling Hobi Overthinking, Sering Kepikiran Hal Sepele
-
Review Buku Dark Psychology: Mengenal Sisi Gelap Pikiran Manusia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami
-
3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil
-
Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong
-
Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali
-
Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak
-
Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari
-
Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD
-
2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz
-
Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal