Suara.com - Pemakaman Ratu Elizabeth II akan dihadiri oleh ratusan pejabat dari banyak negara di dunia. Laporan BBC menuliskan kalau ada sekitar 500 pejabat asing diperkirakan akan menghadiri pemakaman Ratu di London.
Undangan tersebut telah dikirim ke kepala negara di sebagian besar negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Inggris.
Namun dari banyak negara tersebut, ada tiga yang disebut-sebut tidak diundang lantaran undangannya belum dikirim sampai sekarang. Yakni, Rusia, Belarusia dan Myanmar, ungkap sumber Whitehall mengatakan kepada PA.
Alasan tidak adanya undangan itu diperkirakan karena Inggris, bersama dengan sekutu Baratnya, masih mengisolasi Rusia dan sekutunya Belarusia dari kegiatan dunia dengan sanksi ekonomi dan tindakan lain sebagai tanggapan atas invasi Moskow ke Ukraina.
Sedangkan tidak adanya undangan untuk Myanmar lantaran militernya juga menjadi sasaran sanksi Inggris.
Namun, kendati Rusia mendapatkan undangan, dipastikan kalau Presiden Vladimir Putin tidak akan menghadiri pemakaman tersebut. Hal itu dikatakan oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengumumkan pada Jumat (9/9/2022) lalu.
Peskov mengatakan bahwa meskipun Rusia menghormati Ratu atas kebijaksanaannya, kehadiran Putin di pemakaman bukanlah suatu pilihan.
Sementara itu, sejumlah pemimpin dunia, mulai dari Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden, hingga perdana menteri Kanada, Australia, dan Selandia Baru telah mengonfirmasi akan hadir saat upacara pemakanan nanti.
Acara itu dipastikan akan menjadi salah satu pertemuan diplomatik terbesar Inggris dalam beberapa tahun.
Baca Juga: Berdiri di Samping Peti Mati, Keempat Anak Ratu Elizabeth II Beri Penghormatan Terakhir
Anak bungsu Ratu Elizabeth, Putri Anne akan menemani peti mati Ratu dalam penerbangan dari Edinburgh ke London.
Rombongan kemudian akan melakukan perjalanan ke Istana Buckingham di mana peti mati kayu itu akan bertemu dengan Raja Charles, permaisuri Ratu, dan anggota keluarga kerajaan lainnya.
Pada hari Rabu (14/9) pukul 14.22 waktu London, peti mati akan dibawa dengan kereta meriam Artileri Kuda Kerajaan Pasukan Raja ke Istana Westminster.
Ditemani oleh suara senapan kecil yang ditembakkan dari Hyde Park oleh Artileri Kuda Kerajaan Pasukan Raja, iring-iringan akan melakukan perjalanan melewati landmark London.
Perjalanan itu akan melewati Queen's Gardens, The Mall, Horse Guards and Horse Guards Arch, Whitehall, Parliament Street, Parliament Square, dan New Palace Yard.
Kemudian, Ratu Elizabeth akan disemayamkan sampai 06:30 pada hari pemakaman kenegaraannya pada hari Senin, 19 September mendatang.
Berita Terkait
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak
-
Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini
-
Sodara Tiri Bongkar Tabiat Meghan Markle Terhadap Keluarga, Minta Segera Insyaf Sebeum Terlambat
-
Pakar Kerajaan Ungkap Harapan Ratu Elizabeth II Terhadap Meghan Markle yang Kini Telah Pupus
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?