Suara.com - Pangeran Harry dan Andrew dilarang mengenakan seragam militer selama prosesi peti mati Ratu Elizabeth.
Mereka akan dipimpin oleh Raja Charles III dan berjalan kaki dari Istana Buckingham ke Westminster Hall pada hari Rabu.
Raja baru akan bergabung dengan Andrew, Putri Anne, Pangeran Edward, Pangeran William, Pangeran Harry, Peter Phillips, wakil laksamana Sir Tim Laurence, Duke of Gloucester, dan Earl of Snowdon.
Meghan Markle, Kate Middleton, Sophie Wessex dan Ratu Permaisuri akan melakukan perjalanan di belakang dengan mobil. Demikian seperti dikutip dari The Sun.
Tetapi meski bangsawan terkemuka akan mengenakan pakaian militer, Harry dan Andrew dilarang melakukannya.
Duke of Sussex telah diberitahu bahwa dia tidak bisa mengenakan pakaian militer selama acara menghormati neneknya sang Ratu.
Andrew, bagaimanapun, telah diberi lampu hijau untuk mengenakan pakaian militer sebagai "tanda penghormatan khusus" untuk mendiang ibunya ketika dia berjaga di sekitar peti matinya selama Vigil of the Princes minggu ini.
Harry telah mengecam larangan seragamnya, dengan juru bicaranya bersikeras "dekade dinas militernya tidak ditentukan oleh seragam yang dia kenakan".
Mereka mengkonfirmasi bahwa dia akan mengenakan setelan pagi di seluruh acara untuk menghormati neneknya sang Ratu.
Baca Juga: Tiga Negara Ini Diperkirakan Tidak Diundang ke Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II, Apa Alasannya?
Juru bicara itu mengatakan: “Pangeran Harry akan mengenakan setelan pagi di seluruh acara untuk menghormati neneknya.
"Dasawarsa dinas militernya tidak ditentukan oleh seragam yang dikenakannya dan kami dengan hormat meminta agar fokus tetap pada kehidupan dan warisan Yang Mulia Ratu Elizabeth II."
Hanya bangsawan yang bekerja yang dapat mengenakan seragam pada acara-acara seremonial untuk meratapi Ratu, yang berarti Pangeran Andrew juga harus mengenakan setelan jas.
Dia menonjol pada hari Senin ketika dia adalah satu-satunya di antara saudara-saudaranya yang tidak berseragam saat mereka berjalan di belakang peti mati ibu mereka di Edinburgh.
Tetapi Duke of York telah diizinkan untuk mengenakan seragamnya ketika dia menjaga peti mati Ratu di Westminster Hall.
Pengecualian dibuat sebagai "tanda penghormatan khusus" untuk Ratu, yang meninggal pada hari Kamis pada usia 96 di Balmoral.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga