Suara.com - Kebanyakan orang lakukan diet untuk menurunkan berat badan. Meski tujuannya sama, cara diet setiap orang bisa jadi berbeda-beda.
Pegiat kesehatan yang juga mantan atlet binaragawan Ade Rai mengatakan kalau semua pendekatan diet pada dasarnya sah-sah saja dan baik adanya. Tetapi, yang perlu diingat juga bahwa diet yang sukses tidak sekadar mendapatkan bentuk dan berat badan yang ideal.
"Ada lima indikator sebuah diet itu sukses," kata Ade Rai dikutip dari videonya di kanl YouTune Dunia Ade Rai, Senin (19/9/2022).
Juara dunia binaragawan tahun 1996 itu mengungkapkan, indikator pertama diet sukses berarti adanya defisit kalori yang masuk ke tubuh. Dengan mengurangi jumlah kalori yang masuk, tubuh ada kesempatan untuk membakar cadangan energi yang ada. Sehingga lambat laun target turun berat badan bisa tercapai.
Indikator kedua, diet harus mengenyangkan dan menyenangkan.
"Tidak memungkinkan kalau diet itu membuat kita jadi kelaparan. Tapi harus memuaskan dan mengenyangkan," imbuh Ade Rai.
Kemudian tanda ketiga, terjadi suatu fleksibilitas secara metabolisme. Artinya tubuh tidak mengalami naik dan turun kadar gula darah secara mendadak, melainkan secara perlahan. Sebab dengan begitu, memungkinkan untuk terjadinya pembakaran lemak sebagai sumber energi.
Ia menjelaskan bahwa masalah pada kelebihan berat badan atau obesitas biasanya terjadi resistensi insulin. Di mana tubuh tidak lagi sensitif untuk menghasilkan insulin saat gula darah naik.
Dengan lakukan diet sehat, persoalan tersebut bisa teratasi secara alami dan tubuh kembali bisa mengontrol kadar gula darah lewat insulin. Kondisi tersebut menjadi tanda keempat kalau diet berhasil dilakukan.
Baca Juga: Menu Diet Sehat Rasanya Enak, Yuk Simak Resep Japanese Soba Salad ala Chef Devina Hermawan
"Kelima, dietnya harus permanen, tidak yoyo, you get coming back lagi. Terakhir adalah bermanfaat bagi kualitas dan kesehatan secara jangka panjang," ujar Ade Rai.
Pada kesempatan yang berbeda, pria 52 tahun itu juga pernah mengatakan bahwa untuk memulai hidup sehat perlu diawali dengan fondasi pemahaman yang benar. Sebab, bagi orang yang sudah paham akan manfaat pengaturan pola makan dan aktivitas gerak untuk kesehatan, maka dengan sendirinya akan menjalankan pola makan dan aktivitas gerak yang baik untuk kesehatan.
Menurut Ade Rai, pemahaman itu yang menjadi dasar untuk berperilaku baik terhadap tubuh. Sehingga, melakukan gaya hidup sehat dilakukan dengan senang hati, tanpa ada rasa tertekan atau terpaksa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga