Suara.com - Parket atau parket flooring adalah lantai kayu yang saat ini sedang tren penggunaanya di Indonesia, karena bisa menimbulkan kesan alami dan elegan di dalam rumah.
Perlu diketahui parket flooring adalah kumpulan kepingan kayu yang sudah dipres sedemikian rupa hingga berbentuk potongan atau papan siap pasang di atas lantai.
Tapi beberapa tantangan lantai parket atau lantai kayu jika sudah dihinggapi rayap dengan cepat rusak, bahkan bisa membuat lantai jebol.
Inilah sebabnya menurut Disainer Interior Vivianne Faye, penting untuk lebih dulu memastikan jika kayu yang digunakan sebagai parket adalah kayu asli
"Ya kalau lantainya kayu asli sebetulnya lastu kuat, karena banyak sekarang produk dari impor dan lokal pun yang bahannya cuman atasnya aja kayu, tapi dalamnya mungkin serbuk," ujarnya dalam acara peluncuran furnitur Fleuve kolaborasi Vivianne Faye dan Saniharto, di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Vivianne mengaku jika saat ini sudah banyak pabrikan furnitur kayu yang membuat parket flooring, memperhatikan keaslian kayu agar bisa tahan lama.
Apalagi banyak klien desain interior yang berharap furnitur atau produk rumah yang digunakan bisa bertahan lebih dari 10 tahun atau bahkan berharap bisa diwarisi ke anak cucu.
"Jadi kita bisa memilih dan memakai parket flooring dengan nama solid wood atau wood parket," jelas Vivianne.
Sementara itu, bagi Anda yang ingin menerapkan parket flooring perlu juga mengetahui bedanya parket dan vinyl. Adapun parket terbuat dari bahan alami berupa kayu, sementara vinyl terbuat dari bahan sintetis sejenis PVC.
Baca Juga: Desainer Ungkap Faktor yang Memengaruhi Suasana Ruangan, Bukan Cuma Produk Interior
Motif parket dan vinyl memliki perbedaan, yakni vinyl memiliki motif yang beragam dan tidak hanya menyerupai seperti material kayu. Namun terdapat lagi beberapa motif lain seperti motif batu alam dan sebagainya.
Berita Terkait
-
Rumah Rasa Terapi: Tips Pilih Warna Cat Dinding Biar Mental Tetap Aman
-
Tren Desain Masa Kini, Mengangkat Budaya Lokal ke Panggung Global
-
Tinggalkan Sad Beige, Dopamine Decor Jadi Tren Interior Terbaru yang Bikin Bahagia
-
Psikologi Warna: Kenapa Kuning atau Biru Bisa Jadi Kunci Kebahagiaan Kecil di Sudut Rumah Anda
-
Rotan, Warisan Nusantara yang Mendunia Lewat Sentuhan Brand Lokal dan Kolaborasi Global
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan