- Generasi desainer muda Indonesia kini fokus mengintegrasikan narasi budaya tradisional dalam desain interior modern.
- AYDA Awards 2025/26 bertema "Converge" mendorong transformasi warisan budaya menjadi solusi desain berkelanjutan.
- Dua desainer Indonesia lolos ke AYDA International Awards 2026 di Bangkok untuk bersaing memperebutkan beasiswa Harvard.
Suara.com - Dunia desain interior dan arsitektur saat ini tidak lagi hanya bicara soal estetika minimalis atau fungsi yang kaku. Ada sebuah pergeseran menarik yang dibawa oleh generasi desainer muda: pencarian jati diri melalui narasi budaya.
Di tengah arus modernisasi, para talenta muda Indonesia kini justru menoleh kembali ke akar tradisi, menjadikannya napas utama dalam menciptakan ruang yang lebih "berjiwa" dan berkelanjutan.
Tren ini tercermin jelas dalam ajang AYDA Awards 2025/26 yang diinisiasi oleh Nippon Paint. Dengan tema “Converge: Crafting Cultural Legacies”, kompetisi ini menjadi panggung di mana warisan budaya tidak lagi dianggap kuno, melainkan ditransformasi menjadi solusi desain modern yang relevan secara sosial dan lingkungan.
Harmoni Budaya dalam Warna dan Ruang
Desain masa kini menuntut pendekatan human-centered. Hal ini sejalan dengan peluncuran tren warna Trend Beyond Colours (TBC) 2026/27 bertajuk RESONATE. Kolaborasi global ini mengajak desainer untuk menerjemahkan kebutuhan manusia akan koneksi—baik itu koneksi dengan sesama, alam, maupun identitas budayanya sendiri.
"Kami melihat bagaimana desainer muda saat ini mampu menerjemahkan narasi ruang secara berani, otentik, dan sangat relevan dengan isu keberlanjutan masa kini," ungkap Chrisye Octaviani dari Bitte Design Studio, salah satu juri profesional di malam Grand Final yang digelar di The Westin Jakarta (13/02).
Sang Penjaga Warisan dari Indonesia ke Panggung Dunia
Dua karya luar biasa berhasil membuktikan bahwa budaya lokal punya daya saing global:
Syaukat Firdausi (UGM) melalui karyanya “Hanging Garden of Malioboro” yang merespons ruang publik legendaris Yogyakarta.
Baca Juga: Jelajahi Masa Depan Desain Rumah: Semua Solusi Interior dan Furnitur dalam Satu Pameran
Jessica Josephine Purwadi (Binus University) dengan desain interior “Tree of Literacy” yang puitis.
Keduanya kini bersiap membawa nama Indonesia ke ajang AYDA International Awards 2026 di Bangkok, bersaing dengan 17 negara untuk memperebutkan beasiswa prestisius di Harvard Graduate School of Design.
Melalui inisiatif ini, Nippon Paint membuktikan bahwa mendukung ekosistem desain berarti memberikan ruang bagi talenta muda untuk bereksplorasi tanpa melupakan identitas. Bagi para profesional, kesempatan serupa juga terbuka lebar melalui Creative Colour Awards (CCA) yang pendaftarannya dibuka hingga 8 Maret 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
The Sultan Hotel & Residence Jakarta Gelar Exclusive Iftar Gathering "Ramadan Cita Rasa Sultan"
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Yogyakarta Sabtu 21 Februari 2026
-
Bolehkah Puasa Tapi Tidak Tarawih? Simak Penjelasan Fiqih untuk Pekerja Sibuk
-
Doa Makan Sahur: Bacaan Lengkap, Niat Puasa, dan Keutamaannya
-
Kapan Batas Akhir Salat Tarawih di Bulan Ramadan 2026?
-
Kapan Batas Waktu Lapor SPT Tahunan? Segini Dendanya Jika Telat
-
Jam Berapa Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini? Ini Waktu Adzan Maghrib Resmi
-
Cara Membuat Sambal Kacang Gorengan yang Gurih dan Kental, Cocok untuk Buka Puasa
-
Link Ngaji Online Ramadan 2026 Bareng Gus Mus dan Kiai PBNU, Simak Jadwal Lengkapnya!
-
Rahasia Bonus Waktu Sahur Ala Muhammadiyah Plus 8 Menit, Apa Maksudnya?