Suara.com - Setiap orang tentu ingin memberikan penampilan terbaik di hari spesial mereka, termasuk para calon pengantin. Salah satu yang harus dirawat dengan baik adalah wajah lantaran bagian tubuh ini akan sangat terlihat.
Oleh karenanya para pengantin terkadang melakukan perawatan ekstra tanpa tahu bila hal tersebut justru dapat membuat kulit kurang sehat. Alhasil wajah mereka jadi bermasalah menjelang hari bahagia.
Untuk menghindari kesalahan tersebut, hindari 8 kesalahan dalam pengunaan skincare seperti di bawah ini!
1.Mencoba perawatan baru
Ingatlah bahwa setiap kulit memiliki reaksi yang berbeda pada bahan tertentu. Mengubah rutinitas produk dan mencoba perawaran baru bisa saja membuat kulit bereaksi. Untuk amannya, lakukan perpindahan setidaknya 3 bulan sebelum pernikahan.
2. Exfoliate Kulit
Salah satu cara untuk mendapatkan kulit halus dan bercahaya adalah dengan exfoliate. Namun, jangan terlalu sering melakukannya dengan harapan bisa mempercepat prosesnya.
3. Berhenti Memencet Jerawat
Banyak hal yang bisa jadi pemicu jerawat, salah satunya adalah stres. Cobalah menahan diri untuk memenceti jerawat, selain bisa menyebar hal tersebut akan meninggalkan bekas luka di wajah.
Baca Juga: Wajib Ketahui! Ini Manfaat Retinol untuk Para Pecinta Skincare
4. Berhenti Pakai Sunscreen
Menghentikan pemakaian krim dokter mungkin bisa jadi hal yang disarankan, namun berhenti memakai sunscreen bukanlah pilihan baik. Tetap gunakan secara teratur.
5. Tidak Menghapus Make Up Sebelum Tidur
Proses regenerasi kulit terjadi pada malam hari. Make up yang tidak terhapus akan menganggu proses ini dan menyebabkan jerawat serta komedo.
6. Kurang Tidur
Ketika tidur, aliran darah ke kulit akan meningkat dan membantu produksi kolagen. Selain itu tidur juga membantu menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh paparan UV, polusi, debu, kotoran, dan fakotr-faktor lain.
Nah itu dia 6 hal yang harus dihindari agar kulit tetap terjaga saat hari pernikahan dirangkum dari laman IndianExpress. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara