Suara.com - Baru-baru ini, seorang perempuan Malaysia menceritakan jika tunangannya memiliki kepribadian yang jorok karena tak pernah sikat gigi. Perempuan tersebut, membagikan tentang beberapa kebiasaan menjijikan calon suaminya itu di Facebook dan viral.
Perempuan itu sebenarnya tak tinggal diam. Dia merasa telah berusaha untuk membuat tunangannya itu berubah. Namun semua usahanya sia-sia, hingga akhirnya memposting apa yang ia rasakan di media sosial.
"Saya akan menikah dengan tunangan saya tahun depan. Tapi ada satu hal yang aku tidak suka darinya. Dia orang yang jorok," tulis perempuan itu seperti dilansir World of Buzz.
Kemudian, perempuan itu menuliskan daftar semua hal tentang tunangannya yang kurang higienis, mai dari gigi dengan plak yang tebal, jarang mandi, celana berserakan, kulit kepala dengan ketombe, mengenakan kemeja yang sama dua hari berturut-turut dan area genital yang tidak dicukur.
"Bagian terburuknya adalah kita terlibat dalam aktivitas seksual. Saya merasa jijik ketika harus menciumnya karena ketika dia tersenyum, giginya yang dilapisi plak terlihat penuh,” katanya.
Dia juga berbagi bahwa dia sebelumnya memintanya untuk mandi sebelum tidur bersama. Tapi dia tidak mandi, dan memutuskan hanya menyikat giginya.
"Aku sudah sangat berterima kasih untuk itu," ungkap dia.
Akhirnya, dia menceritakan bahwa dia bahkan membelikan tunangannya sebotol parfum dengan harapan calon suaminya akan berubah, tetapi tidak berhasil.
“Bagaimana caraku berbicara dengannya? Jahat sekali dia,” pintanya kepada warga net.
Baca Juga: Mulut Kamu Bau? Coba 5 Bahan Alami Ini!
Warganet pun memiliki reaksi beragam tetapi sebagian besar geli dengan postingan tersebut. Beberapa membuat lelucon seperti, “Gampang. Ambil saja seutas benang dan bersihkan giginya, lalu minta dia untuk mencium baunya.”
Yang lain berkomentar, “Jangan putuskan pertunangan. Tetaplah bersama pria itu; pria lain mungkin tidak menginginkanmu. Siapa tahu? Anda mungkin memiliki rambut kemaluannya yang tersangkut di gigi Anda.
Yang lain mengkritiknya karena melakukan hubungan seks pranikah atau menyarankannya untuk berbicara dengan tunangannya tentang masalah ini.
“Dia bangga meskipun dia berdosa," ujar lainnya.
“Hal-hal ini tidak boleh didiskusikan di depan umum… Jika mengatakannya secara tidak langsung tidak berhasil, terus terang saja. Anda menegurnya untuk kebaikannya sendiri,” komentar seorang pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF