Suara.com - Memelihara ketahanan kulit atau skin barrier menjadi kunci utama memiliki kulit sehat dan glowing. Salah satunya dengan menggunakan produk perawatan kulit atau skincare.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Arini Widodo Astasari mengatakan, merawat skin barrier tidak hanya bisa dilakukan dari luar, tapi juga perlu dari dalam. Salah satunya menjaga pola hidup dan mengendalikan stres.
Pun dengan memilih bahan-bahan untuk menjaga kulit, misalnya dengan memilih bahan alami yang disediakan langsung oleh alam.
“Salah satu alternatif produk perawatan kulit untuk skin barrier yang baik adalah penggunaan produk yang berasal dari bahan-bahan alami, seperti ekstrak tumbuh-tumbuhan," ujar dr. Arini dalam peluncuran The Body Shop Edelweiss di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022).
Dokter yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) ini juga menjelaskan cara melawan kulit bermasalah karena stres.
Selain tetap menggunakan skincare, coba atasi juga stres dengan memperbaiki pola tidur dan mengurangi beban pekerjaan.
"Memelihara ketahanan kulit dan bebas dari stres pada kulit menjadikan kulit kita lebih sehat, halus, dan terasa kenyal. Produk-produk dengan kandungan antioksidan juga dapat mengurangi proses oksidasi pada kulit," terangnya.
Selain skincare, bisa juga dengan melakukan kegiatan untuk menurunkan stres seperti berolahraga, lakukan hal yang disukai, atau sekedar yoga dan meditasi.
"Praktek-praktek seperti mindfulness, self-love, dan peduli terhadap kesehatan mental juga sangat diperlukan untuk ketahanan kulit dari dalam”, tutup dr. Arini.
Baca Juga: Kulit Wajah Tetap Sehat dan Kenyal, Biasakan Konsumsi 4 Jenis Buah Ini
Mindfullness adalah kemampuan manusia untuk sepenuhnya hadir atau sadar di saat ini. Artinya, menyadari apa yang sedang terjadi, apa yang sedang dilakukan, dan tidak kewalahan dengan pikiran, perasaan, dan lingkungan sekitarnya.
Sedangkan self love adalah mencintai diri sendiri, tetapi bukan berarti memenuhi diri dengan segala keinginan. Self love mengharuskan kita untuk memperlakukan dan menerima diri sendiri dengan baik dan apa adanya. Selain itu juga merupakan aspek penting dari kesehatan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan