Suara.com - Bagi ibu pekerja, tantangan utama adalah tak bisa selama 24 jam bersama bayi mereka. Hal ini mengganggu pemberian ASI eksklusif untuk bayi.
Namun, hal ini bukan berarti menjadi halangan, untuk ibu bekerja memberikan ASI eksklusif selama minimal 6 bulan dan maksimal 2 tahun pertama kehidupannya bisa dilakukan dengan pumping.
Seperti yang sudah diketahui jika ASI begitu kaya dengan zat gizi untuk perkembangan otak. ASI juga disertai hormon pertumbuhan, enzim antivirus dan antibakteri, sel darah putih peningkat kekebalan tubuh, serta bakteri baik bagi pertumbuhan dan pembentukan antibodi.
Meski dalam perjalanannya, tantangan kerap muncul, namun Konsultan Menyusui, dr Sarah Audia IBCLC mengungkap jika masih ada banyak cara yang bisa dilakukan para ibu bekerja untuk terus memenuhi supply dan demand ASI mereka.
"Ibu bekerja yang tahu manajemen pumping untuk ibu bekerja, pasti bisa untuk menjaga suplai ASI mereka, bahkan sampai mereka berusia 2 tahun sekali pun," kata dia dalam peluncuran Mooimom M3 Wireless Electric Breast Pump Jumat (7/10/2022).
Manajemen pumping untuk ibu bekerja, lanjut dia, yang pertama adalah tetap melakukan direct breastfeeding ketika ibu sedang bersama bayi, seperti saat ibu sudah pulang dari bekerja ataupun libur bekerja.
Selain itu, ibu bisa lakukan perah di malam hari, sebelum tidur setelah bayi menyusui langsung, dan perah lagi saat dini hari menjelang subuh (pukul 3 atau 4 pagi).
"Saat di tempat kerja, pastikan rutin untuk melakukan pemerahan setiap 3 jam sekali, atau 2 jam sekali saat suply sedang menurun. Hindari menunggu payudara sampai penuh atau kencang," tambah dia.
Terakhir, saat libur bekerja, tetap sempatkan pumping di luar waktu menyusui langsung dengan bayi, saat malam dan dini hari. Dengan begini suplai ASI ibu bekerja bisa tetap terjaga dan cukup memenuhi kebutuhan bayi.
Baca Juga: Melahirkan Anak Kedua, Irish Bella Ungkap Tantangan Menyusui yang Dirasakan
Selain itu, segeralah menemui konselor laktasi jika dirasa sudah mulai mengalami kesulitan. Dan yang tak kalah penting ialah makan makanan bergizi dan banyak minum air putih untuk produksi ASI yang lebih berkualitas.
Berita Terkait
-
Ibu Bekerja Pulang Malam Dicap Penjahat, tapi Ayah Lembur Disebut Pahlawan
-
Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?
-
Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!
-
Antara Takut Daycare dan Realita Finansial: Haruskah Ibu Bekerja Resign?
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
-
Apa Zodiak Paling Imut? Ternyata Ini Jawaban dan Alasannya!
-
3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik
-
Sunscreen yang Bagus itu Merk Apa? Ini 5 Pilihan 'Holy Grail' Menurut Review
-
Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
-
4 Trik Feng Shui Sederhana di Kamar Tidur yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Karier
-
4 Sunscreen SPF Tinggi yang Direkomendasikan Dokter untuk Cuaca Panas Menyengat
-
Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini 4 Produk Mulai Rp8 Ribuan yang Ramai Diburu
-
Sendalu Permaculture, Jembatan Warga Urban Menuju Hidup yang Lebih Sadar
-
4 Ciri Pelaku Love Scamming Seperti Kasus Fabiola Elizabeth Agnes