Suara.com - Mengakibatkan perpecahan dan konflik, tindakan rasis tampaknya masih sering terjadi di sejumlah negara tak terkecuali Indonesia.
Bahkan, kendati tergolong maju dan presentasinya rendah, beberapa negara masih rentan melakukan tindakan rasis.
Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, rasisme adalah tindakan manusia yang memberi batas orang lain berdasarkan ciri biologis yang dinilai dari suku, ras, asal-usul seseorang hingga warna kulit.
Dampak yang ditimbulkan dari perilaku rasisme ini juga sangat negatif karena mampu membuat kebebasan seseorang terbatas.
Penyelenggara statistik Index Mundi dihimpun dari laman World of Buzz mendapati beberapa negara paling rasis di dunia.
Penelitian ini dilakukan dengan metode memberikan pertanyaan berupa seberapa besar diskriminasi rasial di negara tempat tinggal seseorang.
Yang paling mengejutkan, dari hasil tersebut, negara Indonesia masuk ke dalam salah satu negara yang penduduknya termasuk rasis.
Data yang dirilis oleh penyelenggara statistik tersebut terbilang cukup akurat karena Index Mundi merupakan portal data komprehensif dengan fakta dan statistik tingkat negara.
Untuk mengetahui berada diurutan ke berapakah negara Indonesia, berikut daftar hasil survei yang telah dilakukan oleh Index Mundi.
Baca Juga: Nadiem Tegaskan Satuan Pendidikan Harus Merdeka dari Diskriminasi
- Afrika Selatan, dengan poin index 6,86.
- Malaysia, dengan poin index 6,32.
- Guatemala, dengan poin index 6,10.
- Peru, dengan poin index 5,91.
- Trinidad dan Tobago, dengan poin index 5,73.
- Bolivia, dengan poin index 5,69.
- Afghanistan, dengan poin index 5,53.
- Arab Saudi, dengan poin index 5,48.
- Prancis, dengan poin index 5,33.
- Brasil, dengan poin index 5,33.
- Meksiko, dengan poin index 5,19.
- Yunani, dengan poin index 5,19.
- Amerika Serikat, dengan poin index 5,18.
- Indonesia, dengan poin index 4,99.
- Austria, dengan poin index 4,99.
Negara yang masuk ke kategori 10 besar dalam daftar rasis tersebut tersebar di seluruh dunia yakni di benua Asia, Afrika, dan Amerika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat