Suara.com - Orang Indonesia identik dengan kebiasaan makan makanan berminyak seperti salah satunya gorengan. Variasi makanan digoreng lainnya yakni ada kentang, fried chicken dan lain-lain.
Namun, seperti yang telah kita ketahui, terlalu sering mengonsumsi makanan berminyak dapat berdampak buruk untuk kesehatan.
Tak hanya berat badan semakin naik, permasalahan lain seperti kulit berjerawat hingga gangguan pencernaan bisa jadi beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak.
Bagi Anda yang mungkin sering menyantap makanan berminyak, sebenarnya ada cara khusus untuk meminimalisir efek buruk makan gorengan tersebut.
Untuk langkah tepatnya, berikut simak tips yang telah kami himpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com ini.
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu meminum air hangat setelah mengonsumsi makanan yang berminyak. Hal ini dapat membantu tubuh untuk mengaktifkan dan menenangkan sistem pencernaan.
Minum air hangat juga membantu memecah nutrisi ke dalam berbagai bentuk yang dapat dengan mudah dicerna oleh tubuh.
Jika anda tidak minum air hangat yang cukup, usus kecil akan menyerap air dari makanan untuk pencernaan, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan sembelit.
Yang kedua berjalan selama 30 menit. Cara ini dipercaya dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Kecanduan Fast Food, Ubah ke yang Lebih Sehat!
Setelah anda duduk beberapa menit untuk mencerna makanan, pergilah berjalan santai selama 30 menit untuk merilekskan tubuh anda.
Yang ketiga yaitu rencanakan apa yang akan anda makan selanjutnya. Cara ini dapat membantu anda untuk menghindari adanya dorongan dari pikiran kita untuk mengkonsumsi makanan fast food dan berminyak lagi.
Jangan lupa untuk mengkonsumsi sayuran, dan buah-buahan dalam makanan anda selanjutnya. Tetap jaga kondisi tubuh kita dengan meminum air atau jus, hindari mengkonsumsi makanan berat pada saat makan malam anda.
Cara keempat yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Mengkonsumsi buah dan sayuran membantu menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang cukup bagi tubuh kita untuk melakukan berbagai proses pencernaan.
Makan makanan berminyak yang tanpa serat dan mikronutrien penting dan tinggi lemak jenuh dan trans dapat menyebabkan sembelit.
Cara yang terakhir hindari minum dan makanan yang dingin. Es krim, minum air putih tambah es, setelah mengonsumsi makanan yang berminyak dapat berakibat buruk pada hati, dan juga lambung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
10 Ide Camilan Asin dan Gurih untuk Lebaran, Alternatif Selain Kue Manis
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?