Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 13 Maret 2026 | 19:35 WIB
Apakah stok BBM di Indonesia aman/Meta AI

Suara.com - Perang  Iran Vs Israel-Amerika Serikat hingga kini masih memanas. Belum ada tanda-tanda gencatan senjata dari kedua belah pihak.

Ketegangan diantara kedua negara tersebut tentunya berdampak pada secara global, hal ini erat kaitannya dengan Selat Hormuz sebagai pintu utama jalur pasokan minyak bumi dunia.

Kapal Tanker Indonesia pengangkut minyak mentah secara rutin melewati Selat Hormuz, namun kabarnya sempat tertahan karena ketegangan di Timur Tengah.

Berbicara mengenai minyak bumi, Indonesia adalah salah satu negara yang mencapai rekor tertinggi dalam pemakaian minyak bumi, per hari didominasi oleh sektor transportasi.

Dan terus menunjukan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun dan angka ini akan terus meningkat seiring dengan momen mudik lebaran 2026, dimana mayoritas pemudik di Indonesia menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor.

Konflik ketegangan Timur Tengah tentu memicu ketegangan pasar energi dunia, termasuk Indonesia, hingga timbul pertanyaan penting: Apakah stok BBM di Indonesia aman?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan akan memberikan penjelasan kepada publik.

Pemerintah hadir untuk meredakan kekhawatiran masyarakat sekaligus memastikan bahwa kebutuhan BBM nasional tetap terjaga menjelang meningkatnya mobilitas masyrakat, terutama pada periode arus mudik di Indonesia.

Kondisi BBM Indonesia Menurut Bahlil Lahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Kamis, 12 Maret 2026 saat ditemui awak media di Komplek Istana Kepresidenan mengatakan, bahwa stok bahan bakar minyak atau BBM nasional saat ini dalam kondisi aman.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota

Ia menyebutkan ketersediaan energi di dalam tangki mencapai sekitar 23 hari sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

“Kemarin kan saya sudah ngomong di beberapa kali di media, bahwa stok kita itu dalam kondisi yang aman, 23 hari, nggak perlu ada panic buying. 23 hari yang dimaksudkan itu adalah di dalam tanki kita," kata Bahlil kepada wartawan.

Bahlil meminta masyarakat tak khawatir karena tanki tersebut akan diisi ulang dan tak perlu khawatir terkait pasokan energi.

“Tapi kan produksi terus, kita produksi terus dan ada masuk terus. Tolong teman-teman media juga menyampaikan informasi yang enak," lanjutnya

Kondisi BBM dan Gas Nasional Menurut Luhut Binsar Pandjaitan

Dalam keterangan yang tertulis pada Rabu, 11 Maret 2026, Luhut menegaskan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Ia menyebutkan bahwa cadangan energi nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan domestik.

Load More