Suara.com - Seorang beauty content creator seringkali harus mencoba berbagai produk skincare maupun makeup dari berbagai brand. Pernah terbayangkan berapa banyak produk kosmetik yang bisa dihabiskan seorang beauty content creator setiap bulannya?
Alma Tando yang seorang MUA sekaligus beauty content creator mengungkapkan kalau dirinya sendiri biasanya lebih cepat menghabiskan produk skincare dibandingkan makeup. Itu pun, hanya beberapa skincare tertentu yang biasanya habis hanya dalam waktu satu bulan.
"Jujur, aku sebetulnya gak begitu hitungin karena ada barang yang aku pilah. Karena gak mungkin brand kasih cuma satu produk doang, tapi pasti banyak banget. Dan aku gak mungkin pakai semua. Ada brand yang cocok, ada yang gak cocok. Untuk yang gak cocok bisa singkirkan dulu untuk kasih ke orang," tuturnya saat konferensi pers First Steps Toward Suistanability Emina di Sarinah, Jakarta, Selasa (18/10/2022).
Untuk produk skincare yang cepat habis menurut Alma seperti pelembab, sunscreen, juga toner ukuran kecil.
"Yang produk kecil-kecil, misalnya 100 mili itu gampang habis. Bisa jadi butuh satu atau dua tiap bulan," ujarnya.
Dibalik berbagai konten kreatifnya di media sosial, Alma mengakui kalau pekerjaan yang dilakukannya turut berkontribusi menambah timbunan sampah. Dengan digandeng bersama brand kosmetik lokal Emina, Alma mengaku baru mulai memperhatikan dampak lingkungan pada sampah kosmetik dalam dua tahun terakhir.
"Aku bersyukur merka lakukan praktik ramah lingkungan. Mungkin jadi merasa gak bersalah lagi kalau belanja," kata Alma.
Menurut Teens and Emerging Brand Group Head Emina, Clarissa A. Gunawan, kepedulian terhadap masalah lingkungan terkait sampah mulai meningkat. Bahkan anak-anak remaja, yang menjadi target market Emina, juga telah menyadari pentingnya daur ulang sampah agar tidak mencemari lingkungan.
"Mereka mulai sadar dan mau berkontribusi. Tapi bingung caranya karena merasa belum dewasa jadi tidak bisa berkontribusi. Itu sebabnya kita inisiatif buat Corporate Social Responsibility (CSR) dan sustainability melalui program #EminaGotYourBack sejak 2021," tutur Clarissa.
Baca Juga: Produknya Masuk Ke Dalam Kosmetik Berbahaya BPOM, Madame Gie Buka Suara
Program tersebut dengan mengajak masyarakat untuk mau membuang sampah kosmetik ke box daur ulang Emina Beauty yang tersedia di 42 gerai Guardian di Indonesia. Sampah itu kemudian diolah menjadi barang guna lain, seperti tatakan gelas, meja, kursi, hingga rak buku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali
-
Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati
-
Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein
-
5 Bantal Empuk Ala Hotel Versi Low Budget, Bikin Tidur Nyenyak Berkualitas
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Gym? Cek 5 Rekomendasi Sepatu Ngegym Low Budget yang Nyaman
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia