Suara.com - Bukan hal mudah rasanya menenangkan si kecil yang menangis. Tak jarang para orang tua khususnya ibu muda merasa kebingungan saat bayi kecilnya menangis.
Beberapa faktor penyebab bayi menangis terkadang tak disadari oleh para orang tua khususnya yang baru pertama kali memiliki anak.
Mulai dari lapar, popo yang basah, suhu dingin atau panas, membutuhkan pelukan tak jarang terkadang membuat bayi mudah menangis.
Menanggapi respons si kecil yang menangis, Anda tentu saja tak perlu panik berlebihan.
Berikut kami rangkum, tips menenangkan bayi menangis yang tepat dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com.
1. Pijat lembut tubuh bayi
Pijatan dan usapan lembut dari seorang ibu akan membuat tubuh bayi merasa lebih rileks dan nyaman. Ini dapat merangsang otak dan saraf bayi sehingga mudah untuk berhenti menangis.
2. Coba berikan dot pada bayi
Bayi biasanya memiliki kebiasan menghisap jempolnya sendiri atau memasukan jari-jemarinya ke mulut. Kebiasaan tersebut dapat digunakan untuk mengatasi bayi menangis tak kunjung henti dengan memberikannya dot.
Baca Juga: Gempar! Warga Kubu Raya Temukan Bayi Laki-Laki Telanjang di Semak-Semak Kebun
Namun, cara ini tidak dianjurkan karena memberikan dampak negatif lainnya berupa masalah gigi dan mulut.
3. Selimuti bagian tubuh bayi
Menyelimuti bayi merupakan cara efektif menenangkan bayi. Istilah yang sering dikenal ialah bedong. Kondisi bedong memberikan efek pada bayi seakan seperti di dalam rahim.
Cara ini menjadikan bayi merasa aman dan tenang sehingga dapat tidur nyenyak dan berhenti menangis.
4. Gendong, dan ayun-ayunkan perlahan
Mengayunkan tubuh bayi merupakan cara yang cukup familiar dikenal oleh banyak ibu-ibu muda. Cara ini akan membuat bayi merasa tenang dan aman sehingga dapat berhenti menangis.
Berita Terkait
-
Catat Ya Moms, Berikut Penyebab Sekaligus Cara Mencegah Ruam Kulit dan Popok pada Bayi
-
Saparianti Dengar Tangisan Tengah Malam, Pagi Hari Diperiksa Ternyata Bayi Tergeletak Tanpa Sehelai Kain di Tengah Kebun
-
Cerita Kakek Bayi yang Meninggal karena Gagal Ginjal Akut: Cucu Saya Tidak Konsumsi Obat Sirop
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan
-
Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial
-
Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat
-
Paradoks Transportasi Jakarta: Penumpang Naik Pesat, Kenapa Macet Makin Parah?
-
Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Stuart Fails to Save the Universe: Suguhkan Aksi Antardimensi yang Kocak!
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular