Suara.com - Viral Walikota Solo Gibran Rakabuming minta saran terkait sampah CFD (car free day) yang menggunung, ditanggapi Founder Waste4Change Muhammad Bijaksana Junerosano.
Beberapa waktu lalu cuitan Gibran di Twitter, menanyakan ide dan persetujuan CFD untuk melarang pedagang berjualan karena sampah yang menggunung.
"Sampah setelah car free day. Ada yang setuju CFD tanpa pedagang? Atau ada ide lain?," cuit @gibran_tweet dikutip suara.com, Selasa (1/11/2022).
Alih-alih melarang pedagang berjualan di CFD, lelaki yang akrab disapa Sano itu menyarankan Gibran untuk menegakan hukum larangan membuang sampah sembarangan.
Ini karena akar masalah dari sampah yang menggunung yaitu kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, yang tidak cukup bisa diselesaikan dengan edukasi.
"Kebiasaan sehari-hari dimana-mana, akhirnya terjadi di CFD. Sebenarnya yang perlu dilakukan adalah penegakan hukum, dan kemudian membangun yang namanya event waste manajemen, sama saja kalau sehari-hari, walau bukan event, waste manajemennya harus dibangun," ujar Sano kepada suara.com, di Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2022).
Lelaki yang juga Founder Greeneration.id dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik itu menjelaskan, melarang pedagang berjualan di CFD hanya akan sia-sia, karena mereka akan menerapkan membuang sampah sembarangan di tempat lain.
Daripada melarang, kata Sano, baiknya berikan pedagang dan pengunjung CFD aturan ketat saat berkegiatan, aturan ini harus dipatuhi. Ditambah jika aturan ini dilanggar ada konsekuensi yang harus diterima pedagang maupun pengunjung.
"Contoh aja, seperti Covid-19, itu kan tanpa masker, tidak vaksin, kita nggak bisa naik pesawat, nggak bisa ke mal, jadi ada konsekuensinya. Itu akhirnya membuat perubahan perilaku dalam diri kita, kita jadi nurut kan," terang Sano.
Sano mengingatkan, sanksi ini tidak bisa berupa marah atau dengan emosional, tapi perlu ketegasan serta digunakan dengan mekanisme yang benar. Bisa juga melibatkan anak muda sebagai agen perubahan.
"Lalu, mau nggak mau ngurusin sampah butuh biaya. Jadi harus dipikirkan mau nggak mau bagaimana pembiayaan baik supaya CFD benar-benar bersih," tutup Sano.
Berita Terkait
-
RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya
-
Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan