Melansir situs Kemendikbud, karya Raja Ali Haji ini terdiri dari 12 pasal berisi nasihat. Diantaranya soal ibadah, budi pekerti, kewajiban anak terhadap orangtua, tugas orangtua kepada anak, hingga hidup bermasyarakat.
Adapun tujuan pembuatannya agar nilai-nilai keislaman tidak hilang karena konflik internal dan eksternal yang terjadi pada masyarakat Melayu kala itu. Gurindam Dua Belas lalu diterbitkan oleh Belanda pada 1953.
Raja Ali Haji wafat pada 1873 di tempat asalnya. Jenazahnya disemayamkan di Kompleks Pemakaman Engku Putri Raja Hamidah. Sementara untuk mengenang mahakarya-nya, Gurindam Dua Belas diabadikan di bangunan dekat makamnya.
Raja Ali Haji pun ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 5 November 2004 sebagai penghargaan atas jasanya bagi Indonesia, khususnya bangsa Melayu. Untuk itu, hari ini ia dijadikan Google Doodle.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Siapa Raja Ali Haji yang Jadi Tokoh di Google Doodle Hari Ini?
-
Google Memilih Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Sebagai Ikon Google Doodle Hari In
-
Ali Haji bin Raja Haji Ahmad dan Mahakarya Gurindam Dua Belas: Pernah Dinyanyikan Soimah Dkk
-
Profil Raja Ali Haji, Sastrawan yang Menjadi Google Doodle Hari ini
-
Siapa Raja Ali Haji, Tokoh Melayu Penulis Gurindam 12 yang Jadi Google Doodle
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana