Suara.com - Billy McFarland, dalang di balik Festival Fyre 2017, meminta maaf dalam untuk pertama kalinya sejak dia dibebaskan dari penjara.
McFarland muncul di Good Morning America ABC pada hari Jumat (4/11/2022) untuk memberikan wawancara televisi pertamanya sejak dibebaskan dari penjara pada bulan Mei.
Saat berbicara dengan pembawa acara, Michael Strahan, McFarland menyatakan penyesalannya atas festival yang berujung bencana tersebut.
"Saya perlu meminta maaf," kata McFarland. "Dan itu adalah hal pertama dan terakhir yang perlu dilakukan. Saya mengecewakan orang. Saya mengecewakan karyawan. Aku mengecewakan keluarga mereka. Saya mengecewakan investor. Jadi saya perlu meminta maaf. Aku salah dan itu buruk," ujarnya seperti dikutip dari Yahoo.
"Tapi apakah itu lebih untuk membuktikan diri, atau lebih untuk uang?" tanya Strahan.
"Itu untuk membuktikan diri saya dan, sekali lagi, saya benar-benar salah dan saya berbohong kepada investor untuk mendapatkan uang," jawabnya.
Sebagai informasi, McFarland dihukum atas penipuan pengadaan Fyre Festival 2017, acara ambisius yang membuat penonton konser justru terdampar di Bahama.
Festival tersebut dalam promosinya menjanjikan konser, pesta mewah di pantai dan mengundang banyak artis serta model terkenal. Namun realitanya, para pembeli tiket hanya mendapat tenda bencana sebagai tempat berteduh dan makanan terbatas.
Acara tersebut akhirnya dibatalkan. McFarland menjalani hampir empat tahun dari hukuman enam tahun dan keluar dari penjara dengan pembebasan yang diawasi.
McFarland, yang menipu investor menggunakan dokumen palsu, pun mengakui kebodohannya. "Saya benar-benar hari demi hari melakukan apa pun yang diperlukan. Dan melihat ke belakang, itu sangat bodoh."
McFarland mengatakan dia "seharusnya mendengarkan" karyawannya yang mendorongnya untuk membatalkan festival menjelang hari H.
Banyak dari karyawan tersebut berbagi pengalaman mereka dalam film dokumenter 2019 yang berjudul "FYRE: The Greatest Party That Never Happened" dan "Fyre Fraud".
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis