News / Metropolitan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji membenahi halte TransJakarta Rasuna Said.
  • Pemasangan AC di seluruh halte akan memberatkan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
  • Pemerintah akan memperbaiki bagian atap halte agar penumpang merasa lebih nyaman saat cuaca panas.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji membenahi halte TransJakarta di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang dikeluhkan warga karena terasa panas saat siang hari.

Keluhan tersebut ramai disorot warganet. Meski desain halte dinilai estetik, kenyamanan penumpang disebut belum menjadi perhatian, terutama ketika matahari terik menyengat.

Pramono mengakui persoalan tersebut. Namun, ia menilai pemasangan pendingin udara (AC) di seluruh halte bukan solusi yang mudah dilakukan.

"Kalau kemudian seluruh halte harus dipasangin AC, tentunya ini akan memberatkan bagi Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurut Pramono, pembangunan sejumlah halte baru TransJakarta saat ini banyak dilakukan melalui kerja sama dengan pemegang hak penamaan atau naming right.

Karena itu, pemasangan AC di seluruh halte juga perlu mempertimbangkan skema pembangunan dan pembiayaannya.

Alih-alih memasang AC, Pramono mengatakan persoalan panas di halte Rasuna Said akan diatasi dengan membenahi bagian atap.

Ia menyebut pemasangan atap pada halte-halte baru belum seluruhnya memenuhi standar yang diharapkan.

"Yang kemarin memang belum semuanya selesai memberikan atap dengan baik," katanya.

Baca Juga: Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan perbaikan agar halte di kawasan tersebut lebih nyaman bagi penumpang, khususnya saat cuaca panas.

Pramono menegaskan kawasan Rasuna Said merupakan salah satu ruas protokol utama di Jakarta sehingga fasilitas transportasi publik di kawasan tersebut harus mendapat perhatian.

"Itu nanti akan kami benahi, karena bagaimanapun Rasuna Said itu adalah protokol utama," pungkasnya.

Load More