Suara.com - Mendiang Ratu Elizabeth II ternyata tidak pernah mau dipayungi oleh siapa pun saat sedang bertugas di luar istana. Bahkan Ratu juga tak suka difoto saat tangannya sedang memegang payung.
Hal tersebut diungkapkan pakar keluarga Kerajaan Inggris, Rankin, saat menjadi tamu podcast Tea with Twiggy yang direkam sebelum kematian Ratu.
"Saya berkata, 'Saya benar-benar ingin memotret Anda memegang payung'. Tapi, Ratu berkata 'Saya tidak suka tangan saya' dan (saya pikir) itulah cara terbaik untuk memegang payung," kata Rankin, dikutip dari Mirror.
Penulis dan penyiar Gyles Brandreth itu juga mengungkapkan bahwa Ratu tidak pernah membiarkan siapa pun memegang payung untuknya. Ia sering menolak tawaran dari orang-orang di sekitarnya bila ingin memegangi payung untuknya saat terjadi hujan.
Ratu Elizabeth dikenal sering menolak permintaan dari pria untuk melindunginya dengan payung mereka dan selalu bersikeras untuk membawanya sendiri.
Penulis di majalah The Oldie, Gyles, juga bercerita pernah bertemu Ratu Elizabeth II ketika sedang mengunjungi perkumpulan debat Universitas Oxford. Saat itu, Gyles masih menjadi mahasiswa berusia 20 tahun pada tahun 1968.
"Ketika dia pergi, saya menegur William Waldegrave (Presiden Persatuan Oxford, saat itu) karena tidak membawakan payung untuk raja saat dia mengantarnya melintasi halaman di tengah hujan," kenang Gyles.
"Dia (William) mengatakan kepada saya 'Sang Ratu bersikeras memegang payungnya sendiri'," lanjutnya.
Ketika itu, Ratu memberi tahu alasannyantak pernah mau dipegangi payungnya.
Baca Juga: Potret Terbaru Raja Charles III Super Stunning, Tampak Jadi Pria yang Berbeda
"Jika orang lain memegangnya, air hujan akan menetes di lehernya," kata Gyles menirukan ucapan William.
Di sisi lain, saat sedang memegang payung pun Ratu enggan difoto karena sebenarnya saat itu dia tidak dalam kondisi nyaman untuk berpose. Namun lucunya, salah satu foto yang menjadi favorit di kerajaan justru saat Ratu sedang memegang payung. Karena raut wajahnya terlihat sangat bahagia.
Foto tersebut diambil oleh Fotografer Inggris Rankin saat acara Golden Jubilee pada tahun 2002. Ia salah satu dari 10 fotografer yang ditugaskan untuk memotret Ratu saat itu.
Rankin mengungkapkan bahwa saat mengambil fotonya, Ratu menolak berpose dengan payung.
"Saya tidak suka tangan saya. Saya mungkin tidak seharusnya mengatakan itu," kata Rankin menirukan ucapan Ratu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi