Suara.com - Scar atau bekas luka kadang dapat menjadi masalah bagi kaum wanita maupun pria. Beberapa contoh kasus scar yang sering mengganggu karena tampilannya yang sangat jelas terutama jika dilihat dari jarak dekat ialah acne scar (bekas jerawat atau bopeng) akibat jerawat yang meradang.
Beberapa permasalahan scar lain yang sering ditemui antara lain bekas luka bakar, bekas luka pasca operasi, bekas cacar air dan spider vein. Hal ini umumnya disebabkan oleh proses penyembuhan luka yang tidak berjalan dengan baik misalnya akibat trauma maupun proses peradangan yang hebat atau berkepanjangan sebelumnya.
Maka tak heran jika banyak orang akan melakukan upaya untuk menghilangkan scar dari kulit mereka untuk penampilan yang lebih percaya diri. Salah satunya adalah tindakan menggunakan teknologi RF Cannula Subcision.
"Pada dasarnya subsisi adalah suatu prosedur non bedah yang kerap dimanfaatkan oleh Dokter Spesialis Kulit untuk melakukan tindakan membebaskan jaringan yang terikat guna menghilangkan scar, terutama pada tekstur kulit yang kasar atau tidak rata," jelas dr. Fenni Rinanda, M. Ked (DV) SpDV dari Klinik Rinanda Skin Care Jakarta.
RF Cannula Subcision berfungsi untuk melepaskan jaringan ikat dengan menghantarkan panas yang disebabkan oleh Radio Frekuensi pada jaringan luka. Cannula akan menghantarkan RF sehingga terjadi produksi Kolagen dan melepaskan jaringan ikat kulit sehingga mengurangi scar.
Alat yang memiliki teknologi RF Cannula Subcision adalah INNO Plus+, dengan ST Indonesia. Alat ini, lanjut dia efektif menghilangkan bekas luka, kerutan pada wajah, jerawat aktif, pori pori besar hingga Spider vein.
Agar mendapatkan hasil yang lebih optimal, lanjut dr. Fenni, treatment INNO Plus+ dapat digabung dengan treatment Laser CO2 dan Clapio-Cell (skin booster yang mengandung 10% PDRN DNA Salmon).
"Pasien cukup senang dengan hasil yang didapatkan setelah tindakan dengan menggunakan INNO Plus+, yang utama adalah karena hasilnya langsung dapat terlihat setelah 1x tindakan," ungkapnya.
Selain itu, waktu perawatan yang cukup singkat yaitu 10 hingga 15 menit dengan minim rasa sakit selama tindakan serta tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya juga membuat perawatan ini jadi andalan.
Baca Juga: Tak Ingin Terlihat Tua, Ini 3 Tips Perawatan Kulit Sederhana untuk Perempuan Usia 30 Tahun
Tindakan dengan Inno Plus+ diawali dengan anestesi lokal tergantung luasnya area tindakan dan toleransi pasien. dr. Fenni menambahkan sebelum melakukan tindakan subsisi ini, pasien diwajibkan konsultasi yang mendalam dengan Dokter ahli agar Dokter dapat mengarahkan dan memilih prosedur medis yang paling sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal
-
Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan
-
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
-
Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum
-
5 Jenis Pertanggungan BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Karyawan
-
Profil dan Rekam Jejak Michael Bambang Hartono, Bos Djarum Meninggal Dunia