Suara.com - Kini terus bermunculan istilah baru, baik dari media sosial atau dari campuran bahasa asing, seperti istilah people pleaser adalah bahasa pergaulan yang kerap digunakan anak jaksel atau Jakarta Selatan.
Arti people pleaser digunakan untuk menggambarkan orang yang menyenangkan, baik hati dan siap membantu semua orang. Inilah sebabnya keberadaan people pleaser kerap terlihat saat seseorang butuh bantuan mengerjakan tugas, atau sekedar membantu belajar untuk ujian.
Tapi sayangnya, jika dari tanda di atas Anda punya ciri people pleaser, tapi sifat ini bisa jadi bumerang untuk diri sendiri karena sering mengabaikan kebutuhan diri sendiri dibanding kebutuhan orang lain.
Biasanya sikap ini cukup melekat, karena takut mengecewakan orang lain yang membutuhkan bantuan, hasilnya people pleaser kerap sulit berkata tidak atau menolak ajakan orang lain.
Mengutip Web MD, Sabtu (17/12/2022) ciri dan tanda people pleaser adalah selalu punya hasrat ingin membantu orang lain. Sehingga jika dipaparkan secara rinci, ciri-ciri people pleaser adalah sebagai berikut:
1. Setuju Apapun yang Disampaikan Orang Lain
Mendengarkan orang lain adalah nilai kesopanan dan keterampilan sosial yang harus dimiliki orang lain. Tapi akan jadi masalah jika, terus menerus setuju dengan orang tersebut, dan tidak bisa membantahnya, inilah people pleaser yang tidak bisa membantah.
2. Minta Maaf Bukan Kesalahannya
Pola dan sifat utama people please adalah tidak ingin terlibat dalam masalah, hasilnya ia lebih memilih meminta maaf untuk menghindari konflik dan meminta maaf meski tidak melakukan kesalahan. Ini karena people pleaser orang yang serba tidak enak pada orang lain.
Baca Juga: People Pleaser: Terbentuk Akibat Trauma Masa Kecil dan Bisa Berbahaya Dalam Hubungan
3. Kepribadian Berubah-ubah
Bukan berarti people pleaser punya kepribadian ganda loh ya, tapi dia sadar dan dengan sengaja mengubah kepribadian maupun sifatnya sesuai dengan siapa saat itu ia di sekitarnya. Bahkan meski ia harus merubah sifatnya 180 derajat sekalipun people pleaser rela melakukannya.
4. Menaruh Nilai Pada Orang Lain
Umumnya people please selalu haus pengakuan dari orang lain, dan memiliki rasa percaya diri rendah maupun pendirian yang mudah goyah. Hasilnya, ia akan merasa senang dan puas jika mendapat pujian dari orang lain, bahkan bisa jadi tidak akan pernah puas.
5. Kurang Merawat Diri
Lantan terus mengutamakan kebutuhan dan fokus menyenangkan orang lain, people pleaser umumnya punya penampilan yang tidak terurus. Bahkan seringkali ia juga merasa sakit atau lelah secara mental karena mencoba menyenangkan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?