Suara.com - Akhir tahun adalah saat yang tepat untuk evaluasi diri, termasuk melihat apa saja yang sudah tercapai, mana yang harus diperbaiki atau dipertahankan serta adakah hal-hal yang harus diperbarui demi mencapai hidup yang lebih baik. Nah, poin terakhir populer dengan istilah resolusi tahun baru.
Dikutip dari siapan pers, Rabu (21/12/2022), Head of Sequis Digital Channel, Antonius Tan mengatakan, diperlukan persiapan fisik dan mental serta strategi dan komitmen untuk mewujudkan resolusi tahun baru. Oleh karenanya, Antonius berbagi tips agar resolusi tahun baru 2023 dapat terwujud dengan baik.
1. Susun To do List yang Detail
Susun resolusi tahun baru secara detail, tentu soal apa saja yang ingin dicapai dan buatlah daftar cara yang akan ditempuh untuk mencapainya. Resolusi sebaiknya dibuat detail agar lebih mudah dijalani dan bisa diukur pencapaiannya.
Antonius menyarankan agar daftar aktivitas dibuat secara bulanan. Jika merasa sudah terbiasa, akselerasikan lagi menjadi aktivitas mingguan.
Contohnya, jika ingin berlibur dan memerlukan bujet tertentu, buat rincian jumlah yang perlu dipersiapkan, tentukan target jangka waktu untuk meraih bujet tersebut, dan buatlah perkiraan jumlah yang diperlukan secara bulanan.
2. Lakukan Satu Hal dalam Satu Waktu
Dalam setahun, kita hanya punya 12 bulan sehingga manfaatkan setiap waktu dengan baik. Antonius menyarankan untuk bertanya diri sendiri mengenai hal-hal apa saja yang ingin diraih dan perkirakan apakah mungkin dapat diwujudkan sekaligus.
Bila resolusi berupa ingin mengubah sesuatu, misalnya gaya hidup, jangan langsung mengubah semua sekaligus. Lebih baik buat dulu daftar rencana dan laksanakan satu per satu dalam kurun waktu tertentu.
Baca Juga: 4 Tips Jadi Ibu Bahagia Saat Merawat Anak Berkebutuhan Khusus
Ketika satu hal sudah dapat dilaksanakan dengan konsisten, baru lanjutkan ke resolusi berikutnya. Perubahan yang dilakukan secara terstruktur tentu kesempatan meraih pencapaian dengan hasil berkualitas akan lebih besar.
3. Gunakan Uang Sebijaksana Mungkin dan Mulai Investasi
Investasi jangka panjang harus masuk dalam daftar resolusi keuangan demi menjaga kestabilan finansial sepanjang tahun dan memiliki tujuan keuangan yang jelas pada akhir tahun atau tahun berikutnya. Untuk melancarkan resolusi investasi ini, perlu juga mengubah gaya hidup dari konsumtif menjadi sederhana.
Mulai dari sekarang, tata keuangan Anda dengan cara membiasakan mencatat pemasukan dan pengeluaran yang sudah dilakukan baik per hari atau per minggu lalu evaluasikan pada akhir bulan. Catatan yang kita buat akan memudahkan saat mengevaluasi mana barang atau pengeluaran yang dirasa tidak perlu atau tidak mendesak untuk dibeli pada bulan berikutnya. Dengan demikian, ada dana lebih yang bisa dialokasikan untuk investasi jangka panjang.
Bagi Anda yang terbiasa menggunakan kartu kredit dan fitur pembayaran pay later, perlu juga melakukan evaluasi untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting dan jangan menggunakan kartu kredit sebelum transaksi sebelumnya dilunaskan. Bila Anda memakai kartu kredit dengan skema cicilan, pastikan membayarnya tepat waktu.
4. Antisipasi Kemungkinan Terjadinya Kegagalan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual