Suara.com - Pastinya di malam tahun baru ada beragam hal yang ingin kamu lakukan, misalnya bakar daging di malam tahun baru. Makanya anda perlu tahu tips memilih arang untuk bakaran Tahun Baru 2023.
Arang yang baik untuk bakar daging haruslah arang yang bertahan lama dan menghasilkan panas tinggi yang stabil. Arang seperti apa yang cocok untuk bakar-bakar tahun baru? Berikut tips memilih arang untuk bakaran.
Kalau kamu punya rencana untuk bakar daging di malam tahun baru 2023, simak tips memilih arang untuk bakaran tahun baru di bawah ini. Jangan sampai kamu salah pilih arang dan membuat daging bakarmu jadi kurang sedap.
Sebelum itu, ketahui dulu jenis-jenis arang yang beredar di Indonesia supaya bisa memilih arang yang tepat. Ada arang kayu, batok kelapa, dan briket. Nah, yang mana yang cocok untuk bakar daging di malam tahun baru?
1. Arang Kayu
Kita mulai memilih dengan memahami dulu sifat-sifat arang. Pertama, ada arang kayu. Arang kayu terbuat dari kayu, bentuknya bongkahan.
Kelebihan arang kayu:
- Mudah dinyalakan
- Harga terjangkau atau lebih muah daripada arang batok
Kekurangan arang kayu:
- Jarang dijumpai di pasar
- Menimbulkan banyak abu sehingga harus terus dikipasi
- Abu bisa beterbangan dan mengotori makanan.
Penting untuk memperhatikan kesehatan tubuh saat makan sesuatu. Oleh karenanya, arang kayu tidak cukup direkomendasikan untuk pesta bakaran karena abunya yang bisa beterbangan dan mengotori makanan bisa menempel dan kalau tertelan bisa berbahaya untuk tubuh. Arang ini cocok untuk pesta api unggun saja, jangan untuk memasak.
Baca Juga: 4 Contoh Resolusi Tahun Baru Inspiratif, Wajib Catat Nih
Batok kelapa atau tempurung kelapa bentuknya tipis seperti lempengan.
Kelebihan arang tempurung kelapa:
- Mudah ditemukan di pasar
- Nyala api bertahan lama
- Asap tidak terlalu banyak jadi daging yang dibakar tidak cepat gosong.
Kelemahan:
- Harganya sedikit lebih mahal daripada arang kayu.
- Menimbulkan asap dan abu, tapi tidak sebanyak arang kayu.
3. Arang batu bara (briket)
Arang batu bara dapat dikatakan yang terbaik di antara dua arang di atas. Bentuk arang batu bara beragam tergantung cetakan yang digunakan.
Berita Terkait
-
Jelang Libur Nataru, 1.000 Orang Diprediksi Keluar Jakarta Lewat Terminal Kalideres, Terbanyak ke Jateng
-
Ridwan Kamil Pastikan Ibadah Natal Bisa Berjalan Khidmat Tanpa Was Was
-
4 Contoh Resolusi Tahun Baru Inspiratif, Wajib Catat Nih
-
20 Link Twibbon Natal dan Tahun Baru 2023, Cocok Digunakan Bareng Teman di Medsos
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
5 Moisturizer Bakuchiol Lokal, Cocok untuk Cegah Kerutan Wanita Usia 41 Tahun ke Atas
-
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
-
5 Rekomendasi Sepeda Ban Besar yang Nyaman dan Mudah Dikendarai Lansia
-
Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya
-
Profil Ressa Rizky Rossano, Menanti Panjang Diakui Sebagai Anak Denada
-
6 Sabun Cuci Muka Wardah: Cocok untuk Pekerja Milenial, Cerahkan untuk Kulit Kusam
-
Zodiak Cinta 2026: Cara Seru Gen Z Ngobrolin Hubungan Tanpa Drama
-
Kenapa Whip Pink Disebut Gas Tertawa N2O? Kenali Bahaya Jika Disalahgunakan
-
Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya
-
Beasiswa 100% Buat Talenta Teknologi Berprestasi, Saatnya Gen Z Jadi Future Tech Leader