Suara.com - Nikita Mirzani akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah mendekam selama dua bulan di penjara, terkait dugaan kasus pencemaran nama baik Dito Mahendra melalui media elektronik. Perempuan 46 tahun tersebut menyambutnya dengan sukacita.
Meski begitu, di hari kebebasannya, Niki, sapaan akrabnya justru mengenang suka duka bersama narapidana lain di dalam penjara. Meski harus beradaptasi dengan kehidupan yang serba terbatas, Nikita Mirzani mengatakan jika dirinya sudah mulai akrab dengan teman-teman satu selnya.
Selama di penjara, kata Niki, dia sering menjadi tontonan para narapidana, karena statusnya yang seorang artis. Mereka yang terbiasa hanya melihat ibu tiga anak ini di kantor polisi, kini mereka malah bisa berbaur langsung dengan artis seksi tersebut.
"Waktu tidur, tiap malam katanya ditontonin. Mereka bilang, biasanya liat di TV kan sekarang lihat aslinya,” ujarnya.
Bahkan belakangan, Niki mengaku dirinya sudah mulai cuek saat berada di tengah narapidana. Ia sampai pernah keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan busana apa pun.
“Kalau mandi, keluar pakai handuk. Karena sudah kebiasaan dua bulan, gue keluar aja udah nggak pakai apa-apa. Karena saking kelamaan ya,” terangnya.
Hal ini ternyata bisa dimaklumi, mengingat jumlah narapidana dalam satu kamar cukup banyak dan padat.
"Satu kamar berdelapan. Ada yang punya masalah suaminya selingkuh gara-gara dia dipenjara. Menjadi pendengar yang baik, karena mereka kan di situ orang-orang kesepian,” imbuh Niki.
Ketika bebas dan berpisah dengan para narapidana, Niki mengatakan bahwa para teman kamarnya merasa sedih.
"Ya mereka sedih gue pulang, merasa kehilangan. Mungkin nanti nggak ada yang lucu lagi di dalam, kita juga biasanya makan sama-sama,” tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali