Suara.com - Masjid Raya Al Jabbar di Bandung, Jawa Barat, jadi tempat wisata baru bagi masyarakat. Meski baru diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumaat (20/12/2022) lalu, masjid itu telah ramai dikunjungi.
Selain jadi tempat ibadah umat muslim, masjid itu juga viral di media sosial lantaran ramai dijadikan area bermain. Bahkan area kolam panjang di halaman masjid dimanfaatkan untuk berenang oleh anak-anak.
Seperti yang terlihat dalam video viral yang diunggah @kelpshaakeee di TikTok. Mereka seolah menjadikan kolam tersebut sebagai 'waterboom'. Di mana bocil-bocil itu tampak bersenang-senang bermain air.
Beberapa dari mereka terlihat hanya menggunakan kaos kutang, lainnya bahkan telanjang tak menggunakan baju. Tentu saja fenomena ini menjadi sorotan tersendiri bagi banyak warganet.
Masjid Raya AL Jabbar dibangun di atas lahan seluas 25.997 hektare. Sehingga diperkirakan bisa menampung sampai 60 ribu jamaah sampai di area halaman. Berikut sejumlah fakta lainnya terkait Masjid Raya Al Jabbar.
1. Didesain Oleh Guberbur Jawa Barat
Masjid Al Jabbar didesain dengan interior dan artwork. Desain itu dibuat oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama timnya. Sebelum menjadi terjun ke kancah politik, pria yang akrab disapa Kang Emil itu memang berprofesi sebagai arsitek. Selain itu juga ada sentuhan tangan perajin-perajin lokal dalam menyempurnakan detail artwork Masjid Al Jabbar.
Melansir situs Kemenag Jabar dijelaskan bahwa arsitektur yang dipilih mengandung filosofi Asmaul Husna Al Jabbar yang berarti Maha Kuasa.
2. Banyak Are Wisata
Baca Juga: Kisah Menyentuh Dibalik Berdirinya Masjid Al Jabbar, Ibu Ridwan Kamil Menangis Melihatnya
Selain kolam panjang yang ada di halaman, Masjid Raya Al Jabbar juga dilengkapi dengan sejumah area wisata lain yang bisa dikunjungi. Setelah ibadah di dalam masjid, masyarakat bisa berkunjung ke museum sejarah Islam di Indonesia dan Jawa Barat. Juga taman-taman Nabi dan Rasul yang mengeliling bangunan utama.
Di taman tersebut pengunjung bisa dapat eduksi tentang kisah 25 NAbi dan Rasul dalam sejarah Islam. Desainnya dibuat bergambar agar menarik, misalnya tulang ikan paus pada kisah Nabi Yunus juga replika perahu seperti pada kisah Nabi Nuh.
3. Waktu Terbaik Kunjungan
Bila datang di waktu yang tepat, pengunjung bisa melihat lanskap Kota Bandung dari Masjid Al Jabbar. Bangunan megah masjid berpadu dengan keindahan alam kota kembang tersebut. Agar dapat pemandangan lebih indah disarankan datang ke Masjid Raya Al Jabbar pada pagi dan sore hari menuju Magrib.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global