Suara Joglo - Ridwan Kamil atau populer disapa Kang Emil merupakan arsitek dan politikus kreatif. Saat ini ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2022.
Ridwan Kamil lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 4 Oktober 1971. Ayah Ridwan Kamil bernama Dr. Atje Misbach Muhjiddin, yang merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
Ridwan Kamil juga bagian dari keturunan kyai Muhyidin atau yang dikenal Mama Pagelaran yang merupakan pendiri tiga pesantren di Sumedang dan Subang, Jawa Barat.
Setelah lulus sekolah pada tahun 1990 Ridwan Kamil mengambil kuliah strata 1 atau S-1 di Fakultas Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung dan berhasil lulus pada tahun 1995.
Sejak kuliah Ridwan Kamil termasuk mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan baik kelompok-kelompok mahasiswa maupun unit kegiatan seni di kampusnya, ITB.
Pada tahun 1995 Kang Emil mendapatkan gelarnya sebagai Sarjana, lalu Kang Emil memulai karirnya di Amerika Serikat kurang lebih empat bulan sebelum mendapatkan beasiswa di University of California, Berkeley.
Setelah mendapatkan kesempatan kuliah gratis di Universitas tersebut, dan berhasil lulus dari S-2 University of California, Berkeley, Pada tahun 1999. Kang Emil melanjutkan pekerjaan dengan profesional sebagai seorang arsitek di berbagai firma yang bertempat di AS.
Karier Politik
Pada tahun 2013 Ridwan Kamil dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya sebagai walikota Bandung. Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Oded Muhammad Danial sebagai calon wakil walikota, berhasil menang telak dari tujuh pasangan lainnya dengan meraih suara sebanyak 45,24%
Baca Juga: 4 Tips Memilih Homestay saat Travelling, Perhatikan Budget Dulu
Pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat tahun 2018, Ridwan Kamil kembali diusung sebagai calon Gubernur, menggandeng Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakilnya. Pasangan ini mendapat dukungan koalisi dari PPP, PKB, Partai Nasdem dan Partai Hanura.
Hasil Pemilihan Umum tersebut kembali menetapkan Ridwan Kamil sebagai gubernur Jabar dan Ruzhanul Ulum sebagai Wakil Gubernur periode 2018-2023. Pasangan ini mendapatkan suara terbanyak sebesar 32,88% atau 7.226.254 suara.
Berita Terkait
-
Pesisir Jakarta Berpotensi Banjir Rob Tanggal 3-10 Januari, Heru Budi: Semoga Tak Terjadi
-
Sidak Heru Budi di UPPKB Dituding Cuma Akal-akalan Pejabat Terkait, Infonya Sudah Tersebar Duluan
-
Masjid Al Jabbar yang Baru Diresmikan Ramai Dikritik Warganet, Benarkah Masjid Megah Tanda Dekatnya Hari Kiamat?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang
-
Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita
-
CEK FAKTA: Rudal Iran Serang Gedung Putih AS hingga Hancur, Benarkah?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Lebaran 2026, Warga Agam Lewati Material Bekas Banjir Bandang Demi Silaturahmi
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna