Suara.com - Hubungan asmara seharusnya adalah hubungan yang menyenangkan dan penuh kasih. Namun ada saja orang-orang yang memperlakukan pasangannya dengan kasar dan kekerasan. Jika itu yang terjadi, bagaimana cara menghadapi pacar kasar?
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghadapi pacar kasar.
Coba Bicarakan Baik-Baik
Bicara baik-baik bisa jadi cara pertama untuk menghadapi pacar yang kasar. Coba cari tahu apa penyebabnya, mengapa ia bersikap demikian pada Anda, dan ungkapan rasa tidak nyaman yang Anda rasakan atas perlakuannya ini.
Jika memang benar ada rasa kasih di dalam hubungan tersebut, cara pertama ini mestina bisa memberikan banyak fakta yang mungkin belum terungkap. Anda lalu bisa menjadikannya pertimbangan atau melihatnya sebagai tanda untuk menyudahi hubungan.
Jangan Biarkan Sikapnya Terus Menerus Seperti Itu
Ketika mendapat perlakuan kasar dan membuat Anda tidak nyaman, berikan respons agar ia mengetahui rasa tak nyaman tersebut. Tidak sedikit orang yang menerima kekerasan dari pasangan, merasa tak nyaman, tapi diam saja atas nama cinta.
Idealnya, cinta membawa kehangatan untuk kedua pihak, apa pun bentuknya. Namun jika ada rasa tak nyaman, artinya ada yang salah.
Berikan respons pada sikap negatifnya ini, baik berupa perlawanan atau hal sejenis. Intinya, buat dia tahu bahwa perlakuan seperti ini tidak bisa diterima.
Baca Juga: Ferry Irawan Towel Organ Intim Venna Melinda dengan Kasar, Padahal Bahayanya Ngeri: Bisa Robek!
Jangan Ragu Minta Bantuan
Memang hubungan asmara antara Anda dan pacar Anda adalah hal personal. Namun ini tak berarti tidak ada orang lain yang boleh ikut campur ketika sesuatu mengarah pada hal ekstrim dan terus menerus membuat Anda tidak nyaman.
Cari bantuan profesional atau orang-orang terdekat yang memahami apa yang Anda rasakan. Dengan demikian, diharapkan ada perubahan yang terjadi, baik dari perspektif Anda atau perilaku pasangan kasar.
Jika sudah pada tahap membahayakan keselamatan, Anda bisa melaporkannya ke pihak berwajib. Kekerasan dalam pacaran bukan sesuatu yang bisa dimaklumi.
Buat Kesepakatan
Baik secara verbal atau secara tertulis, membuat kesepakatan dapat membantu Anda dan pasangan mempertahankan hubungan ketika terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Ketika dibuat dalam bentuk tertulis dan tanda tangan di atas materai, ini juga dapat memberikan Anda kekuatan hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
-
Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?