Suara.com - Belakangan ini ramai menjadi perbincangan konten live TikTok mandi lumpur yang dilakukan oleh ibu-ibu di Desa Setanggor, Lombok Tengah. Konten itu diketahui diunggah oleh seorang bernama Sultan Akhyar.
Melalui akun TikTok @intan_komalasari92, mereka bisa mendapatkan uang yang cukup besar saat membuat konten tersebut.
Adapun sosok Sultan Akhyar menuai sorotan tajam setelah menyuruh orang tuanya untuk mandi di kolam, bahkan sampai mandi lumpur dalam waktu berjam-jam.
Sultan dengan sengaja membuat konten agar bisa mendapatkan uang., bahkan dirinya sampai mampu membeli barang mewah dari hasil live TikTok tersebut.
Lantas, berapa harta kekayaan cowok yang live TikTok nenek mandi lumpur tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sultan memamerkan beberapa barang mulai dari motor sport, seperangkat komputer, ponsel terbaru, sampai dengan kamar yang dilengkapi dengan AC.
Dari postingan yang diunggah melalui akun Facebook pribadinya, Sultan mengaku baru saja membeli motor dengan harga Rp 35 juta. Ia juga tampak sempat membagikan momen dirinya dan sang nenek yang diundang ke salah satu acara televisi.
Sultan juga sempat membagikan foto bersama seorang pengusaha bernama Jhon LBF yang sempat menawarinya pekerjaan. Namun tawaran tersebut ditolaknya. Mirisnya, ia justru meminta kepada Jhon untuk mentransfer uang sebesar Rp 200 juta.
Unggahan tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet. Tidak sedikit warganet yang menyarankan kepada masyarakat Indonesia untuk berhenti memberikan gift atau hadiah di konten live TikTok mandi lumpur.
Baca Juga: Dibayar Rp2 Juta, Nenek Raimin Lansia Mandi Lumpur di Live TikTok Mengaku Tak Dipaksa
Sementara itu, nenek yang diperankan untuk mandi lumpur bersama Layar Sari (55) mengaku aksi itu murni atas kemauan dirinya sendiri. Ia mengaku aksinya itu bisa membuatnya lebih mudah mendapatkan uang ketimbang bekerja mencangkul di sawah.
Meskipun nenek tersebut sempat menggigil pada saat live, ia tetap melakukannya karena bisa membiayai keluarga. Termasuk untuk membayar utang, sekolah anak, sampai dengan keperluan dapur.
Sementara itu, pemilik akun TikTok enggan dianggap sebagai pengemis saat melakukan konten
Direktur reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Ristiawan menyebut bahwa pemeran dan pemilik akun TikTok sempat meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat.
Terlebih, konten nenek-nenek mandi lumpur itu dinilai kejam hingga membuat gaduh masyarakat Indonesia. Meski demikian, Teddy mengungkap bahwa pihaknya belum menemukan unsur pidana dalam konten TikTok mandi lumpur tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Dibayar Rp2 Juta, Nenek Raimin Lansia Mandi Lumpur di Live TikTok Mengaku Tak Dipaksa
-
Video Betrand Peto Minta Jatah ke Sarwendah Kocak Banget
-
Lutfi Agizal Polisikan Akun Ngemis Online Mandi Lumpur di TikTok: Omzetnya Lebihi Gaji Pekerja di Jakarta!
-
VIDEO Deretan Peristiwa Berdarah di PT GNI, dari Terpanggangnya Seleb TikTok sampai Bentrokan Maut
-
Lutfi Agizal Polisikan Akun TikTok yang Bikin Konten Ngemis Online
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi