Lutfi Agizal melaporkan pengguna akun TikTok ke polisi karena membuat konten ngemis online mandi lumpur yang dilakukan via live streaming.
Tak tanggung-tanggung, ada lima akun TikTok yang dilaporkan Lutfi Agizal ke Polda Metro Jaya.
Lutfi mengaku gerah dan khawatir bahwa fenomena tersebut akan ditiru oleh banyak orang.
"Sebagai warga Indonesia yang baik, ini harus dibenarkan lagi, bagi saya tindakan ngemis online ini terorganisir, dimanfaatkan dan viral bahkan omzetnya melebihi pekerja-pekerja di Jakarta" kata Lutfi, dikutip dari Suara.com, Minggu (22/1/2023).
"Menurut info yang saya terima, mereka dapat uang Rp 32 juta sampai Rp 1 miliar yang dibagikan di media sosial masing-masing," lanjut dia.
Lutfi mengaku tak bisa diam mengetahui fenomena ngemis online tersebut.
Sebab, dikhawatirkan nantinya mental generasi bangsa akan rusak dengan dipenuhi konten kreator meminta-minta.
"Generasi kita mau dibawa ke mana? Saya miris sekali, takutnya selanjutnya orang-orang bisa mengikuti hal ini," terang dia.
Ia juga merasa ikut rugi karena kejadian ini. Lutfi pun merasa memiliki kewajiban untuk memperbaikinya.
"Pada intinya klien kami merasa banyak hal yang disikapi, disamping kerugian materi lebih ke beban morel terhadap generasi bangsa, dugaannya malah disalahgunakan dan eksploitasi," kata kuasa hukum Lutfi Agizal.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak lima akun TikTok dilaporkan Lutfi Agizal.
Hal ini berkaitan dengan viralnya fenomena saweran di TikTok yang membuat oknum menghalalkan segala cara termasuk dugaan eksploitasi pada lansia (lanjut usia) dengan mandi lumpur.
"Kita melaporkan 5 akun TikTok yang digunakan dan kami melihat ada eksploitasi terhadap orang tua lansia melihat dengan kondisi kesehatannya harus diguyur dengan air mandi lumpur" pungkas kuasa hukum Lutfi Agizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha