Suara.com - King of fruits adalah salah satu gelar yang diberikan untuk durian. Sebagai salah satu buah yang memiliki pasar cukup luas, durian ternyata juga memiliki berbagai gosip atau rumor. Pertanyaan terbesar terkait durian adalah benarkah durian bikin darah tinggi alias hipertensi?
Buah ini sebenarnya memiliki rasa dan tekstur yang khas. Durian yang lezat biasanya punya rasa manis, sedikit pahit, dan tekstur yang tidak terlalu keras. Dengan aroma yang khas, kehadiran durian di satu ruangan mudah sekali dideteksi.
Kandungan Gizi Buah Durian
Sebelum berbicara mengenai apakah benar durian bisa memicu darah tinggi, ada baiknya kita simak dulu sekilas mengenai kandungan nutrisi yang ada di dalam buah ini. Disampaikan dalam Fatsecret, kandungan nutrisi durian per 100 gram adalah sebagai berikut.
- Kalori sebanyak 147 kkal
- Lemak sebanyak 5,33 gram
- Kolesterol sebanyak 0 miligram
- Protein sebanyak 1,47 gram
- Karbohidrat sebanyak 27,09 gram
- Serat sebanyak 3,8 gram
- Sodium sebanyak 2 miligram
- Kalium atau potasium sebanyak 436 mikrogram
Jika dilihat dari kandungan nutrisinya ini, sepertinya tidak ada masalah, kan? Hanya saja beberapa orang mengklaim setelah mengkonsumsi durian, perut terasa panas, atau kepala terasa pusing saat konsumsinya terlalu banyak.
Fakta Buah Durian dan Darah Tinggi
Lalu, apa jawaban dari pertanyaan benarkah durian bikin darah tinggi? Secara ideal, jawabannya adalah tidak.
Konsumsi durian tidak bisa mengakibatkan seseorang mengalami darah tinggi atau hipertensi. Dengan catatan, porsi konsumsinya tidak berlebihan dan masih sesuai batas.
Studi menyebutkan bahwa orang sehat yang makan durian kurang dari 250 gram tekanan darahnya tetap sama.
Baca Juga: 7 Manfaat Apel Hijau, Bantu Turunkan Kolesterol hingga Bagus untuk Diet
Hal berbeda muncul saat konsumsi durian yang dilakukan lebih dari 500 gram yang menunjukkan tekanan darahnya sedikit naik setelah 30 menit hingga dua jam setelah makan durian. Namun demikian, peningkatan tekanan darah ini juga tidak terlalu signifikan.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa selama jumlah konsumsinya tidak terlalu besar atau tak melewati batas, artinya tidak ada yang akan terjadi pada tekanan darah Anda.
Itulah tadi sekilas bahasan mengenai jawaban dari benarkah durian bikin darah tinggi. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat dan jangan lupa konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda agar tekanan darah tetap terkontrol.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya
-
Apakah Istri Selingkuh Wajib Diceraikan? Begini Hukumnya Menurut Islam
-
Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan
-
Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Hempas Flek Hitam, Bikin Wajah Cerah dan Awet Muda
-
Panduan Memilih Serum Pencerah Wardah Sesuai Masalah Kulit Spesifik, Ini 5 Rekomendasinya
-
Apa Itu Pewarna Merah K10? Bahan yang Bikin Eyeshadow Madame Gie Ditarik BPOM
-
Jangan Salah Beli, Ini Ciri-ciri Hewan yang Tidak Boleh untuk Kurban
-
6 Bidang Profesi Terbaik untuk Zodiak Cancer, Sesuai dengan Intuisi dan Hati
-
Parfum Scarlett Jolly Wanginya Seperti Apa? Diklam Bisa Tahan hingga 16 Jam
-
7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas